
Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan Rabu (6/8), setelah ditutup menguat tipis sebesar 1,37 persen ke level 6,319 pada perdagangan Selasa (5/8).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target 6,334-6,403. Cermati akan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6,280-6,306.
Adapun level support IHSG berada di 6,201, 6,029. Sementara itu, level resistance berada di 6,377 dan 6,454.
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Hartadinata Abadi Tbk (EMAS), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR), dan Reksa Dana ETF Premier IDX High Dividend 20 (XIHD).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham ANTM. Pada perdagangan terakhir, saham ANTM menguat 0,70 persen ke level 2.890 dan disertai munculnya volume pembelian, meskipun pergerakannya masih berada di bawah MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi ANTM saat ini sedang berada pada bagian dari wave [d] dari wave B pada pola triangle.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 2.750-2.830, dengan target harga 2.990 hingga 3.140 dan stop loss di bawah 2.710.
Sementara itu, saham EMAS juga direkomendasikan Buy on Weakness. Saham EMAS menguat 1,86 persen ke level 6.850 dan masih didominasi volume pembelian. Penguatan EMAS juga berhasil menembus MA60. MNC Sekuritas memperkirakan posisi EMAS saat ini sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (3).
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 6.775-6.825, dengan target harga 7.000 hingga 7.100 dan stop loss di bawah 6.650.
Untuk saham INDY, MNC Sekuritas juga merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham INDY menguat 7,69 persen ke level 2.520 dan disertai peningkatan volume pembelian.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
