Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Juli 2026 | 06.00 WIB

ALFI Desak Kepastian Regulasi Integrasi Jalan Tol Cibitung-Cilincing

ILUSTRASI. Sejumlah truk trailer melintas di jalan Raya Cilincing, Jakarta, Kamis (20/11/2025). (Hanung Hambara/Jawapos) - Image

ILUSTRASI. Sejumlah truk trailer melintas di jalan Raya Cilincing, Jakarta, Kamis (20/11/2025). (Hanung Hambara/Jawapos)

JawaPos.com - Kalangan pelaku industri logistik mendesak adanya kepastian regulasi integrasi Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC), sehingga mereka dapat menyusun strategi distribusi dan perencanaan usaha secara lebih pasti. Sekretaris Jenderal Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Institute Trismawan Sanjaya menilai kepastian regulasi menjadi prasyarat bagi para pelaku logistik.

Menurut dia, integrasi tarif akan menjadi sinyal positif bagi dunia usaha karena mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan efisiensi logistik dan memperbaiki iklim investasi.

"Kalau tarif masih terpotong-potong, itu menjadi biaya tinggi bagi industri logistik. Kalau tarifnya (tol ruas pendukung logistik) sudah terintegrasi, pelaku usaha punya lebih banyak pilihan rute, sementara regulasi yang jelas akan meningkatkan kepercayaan dunia usaha dan investor," ujarnya, dikutip Kamis (16/7).

Apabila terimplementasi secara optimal, katanya lagi, integrasi koridor wilayah logistik diyakini mampu memperkuat peran JTCC sebagai akses langsung yang menghubungkan kawasan industri dengan Pelabuhan Tanjung Priok.

Integrasi tersebut berpotensi menciptakan distribusi lalu lintas yang lebih merata, meningkatkan efisiensi operasional logistik dari sisi waktu maupun biaya, serta memperkuat rantai pasok nasional.

Dalam jangka panjang, konektivitas yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global sekaligus menjaga stabilitas harga barang di dalam negeri.

Sebelumnya, anggota Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dari unsur masyarakat Tulus Abadi menyebutkan rencana integrasi JTCC salah satu bagian dari rencana integrasi secara keseluruhan pada jalur-jalur eksisting, terutama di Jabodetabek.

“Rencana integrasi pada JTCC merupakan bagian dari upaya konektivitas yang lebih luas dan mencakup sejumlah ruas tol lain yang memenuhi persyaratan,” ujar Tulus.

Dia mengatakan pemerintah tengah menyiapkan skema integrasi koridor wilayah logistik untuk JTCC untuk memaksimalkan potensi jalur eksisting bagi konektivitas logistik, serta mengurai beban lalu lintas di jalan arteri.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore