
Ilustrasi pusat industri. (Istimewa)
JawaPos.com - Potensi pengembangan kawasan industri di Indonesia masih cukup besar. Data Kementerian Perindustrian menunjukkan tingkat keterisian kawasan industri secara nasional pada awal 2026 baru mencapai 58,19 persen.
Meski demikian, aktivitas industri masih terkonsentrasi di wilayah seperti Bekasi dan Karawang. Kawasan tersebut menghadapi tingkat kepadatan tinggi sehingga mendorong investor melirik lokasi alternatif.
Kondisi ini memunculkan dinamika baru dalam pengembangan industri nasional. Kawasan industri yang berkembang pesat mulai menghadapi keterbatasan lahan dan peningkatan biaya operasional.
Kebutuhan pelaku usaha berubah dari hanya mencari lahan produksi menjadi mencari kawasan dengan dukungan logistik, konektivitas, dan efisiensi rantai pasok menyeluruh.
Temuan Colliers International mengindikasikan keterbatasan lahan di kawasan mapan memicu investasi ke Purwakarta dan Subang.
Fenomena tersebut memperlihatkan ekspansi industri mengikuti ketersediaan ruang dan kesiapan infrastruktur. Sektor baru seperti kendaraan listrik, elektronik, dan pusat data mengubah kebutuhan investasi.
Industri-industri tersebut memerlukan infrastruktur memadai dan sistem terintegrasi sejak pengembangan awal. Dalam perkembangan tersebut, Subang mendapat perhatian sebagai kawasan dengan prospek pertumbuhan tinggi.
Posisi strategis Subang didukung Pelabuhan Patimban, akses Tol Trans-Jawa, dan kedekatan dengan Bandara Internasional Kertajati. Hal ini menjadi modal penting untuk mendukung perkembangan industri generasi berikutnya.
“Kalau sebelumnya industri cukup mencari lahan, sekarang mereka mencari ekosistem yang siap pakai, mulai dari logistik, tenaga kerja, hingga konektivitas global. Kebutuhan ini semakin sulit dipenuhi di kawasan yang sudah padat,” ujar Abednego Purnomo, Chief Commercial Officer Suryacipta di Jakarta.
Menurutnya, perubahan pola investasi mencerminkan transformasi cara perusahaan memilih lokasi bisnis.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
