
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memberikan penghargaan kepada Wakil Direktur Utama PT Timah, Harry Budi Sidharta. (Ilham Wancoko/Jawa Pos)
Penghargaan Proper Emas diberikan kepada unit Division Processing & Refinery Mentok. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq kepada Wakil Direktur Utama PT Timah, Harry Budi Sidharta pada Selasa (7/4).
Selain penghargaan tertinggi tersebut, PT Timah juga meraih Proper Hijau. Penghargaan ini diberikan kepada Division Processing & Refinery Kundur serta Division Engineering Operation Excellent atau Balai Karya.
Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pemerintah terus memperkuat pengawasan di sektor lingkungan hidup. Hal ini dilakukan melalui kebijakan dan instrumen yang mendorong kepatuhan perusahaan.
"Pemerintah menegaskan bahwa Proper tidak sekadar menjadi ajang penilaian kinerja perusahaan, tetapi juga instrumen penting dalam mendorong ketahanan lingkungan nasional. Para pelaku usaha yang hadir dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di Indonesia," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah memperkuat kebijakan melalui pembentukan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Kebijakan ini merupakan bagian dari arahan Prabowo Subianto dalam memperkuat pengawasan lingkungan.
"Kebijakan ini memperkuat peran pemerintah pusat dalam melakukan pengawasan, pengendalian, serta penegakan hukum di bidang lingkungan hidup," urainya.
Ke depan, pelaksanaan PROPER akan mengalami perubahan signifikan mulai 2026. Penilaian tidak hanya berfokus pada peringkat, tetapi juga menjadi sistem pengawasan menyeluruh terhadap ketaatan perusahaan.
"Saya mengapresiasi kepada perusahaan yang berhasil meraih peringkat PROPER, baik biru, hijau, maupun emas. Peringkat tersebut dinilai sebagai cerminan kepatuhan dan kontribusi nyata dunia usaha dalam menjaga lingkungan," jelas Hanif.
Namun pemerintah mengingatkan capaian tersebut harus terus dijaga. PROPER bukan sekadar simbol, melainkan bentuk komitmen nyata terhadap lingkungan.
“Kami berharap perusahaan dapat mempertahankan bahkan meningkatkan kinerjanya. Sekali lagi ini bukan masalah simbol, ini masalah kedaulatan lingkungan kita. Kita tidak boleh kemudian menyia-nyiakan kepercayaan yang telah disematkan dari penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup," katanya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
