
Aktivitas bongkar muat di lapangan penumpukan Terminal Peti Kemas Surabaya. (Istimewa)
JawaPos.com - IPC Terminal Petikemas mencatatkan kinerja operasional tertinggi sepanjang sejarah perusahaan sepanjang tahun 2025. Total arus petikemas (throughput) mencapai 3.597.487 TEUs, atau meningkat 13,2 persen dibandingkan capaian tahun 2024 yang sebesar 3.177.939 TEUs.
Capaian ini memperkuat peran IPC Terminal Petikemas sebagai bagian penting dalam mendukung arus logistik serta aktivitas ekspor-impor nasional, khususnya di wilayah barat Indonesia. Pertumbuhan tersebut juga mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing layanan terminal petikemas secara berkelanjutan.
Corporate Secretary IPC Terminal Petikemas, Pramestie Wulandary, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari kepercayaan pengguna jasa dan sinergi yang terbangun dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Capaian ini bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti nyata kepercayaan pengguna jasa terhadap layanan IPC Terminal Petikemas. Inovasi berkelanjutan, peningkatan kualitas layanan, serta dibukanya sejumlah layanan baru baik reguler maupun adhoc menjadi faktor utama pendorong pertumbuhan throughput sepanjang 2025,” ujarnya.
Kinerja positif juga terlihat pada capaian bulan Desember 2025. Pada periode tersebut, throughput tercatat sebesar 327.880 TEUs, meningkat sekitar 12 persen dibandingkan Desember 2024 yang mencapai 292.690 TEUs. Dari jumlah tersebut, petikemas domestik mencapai 247.153 TEUs, sementara petikemas internasional tercatat 80.727 TEUs, menunjukkan pertumbuhan yang relatif seimbang.
Sepanjang tahun 2025, IPC Terminal Petikemas melayani 25 layanan baru, baik layanan reguler maupun adhoc. Kehadiran layanan tersebut memperluas pilihan bagi pengguna jasa serta memperkuat ketersediaan armada pengangkut barang, sehingga turut mendukung kelancaran arus logistik dan konektivitas perdagangan nasional maupun internasional.
Pertumbuhan kinerja juga terjadi di hampir seluruh wilayah operasional IPC Terminal Petikemas. Area Tanjung Priok mencatatkan peningkatan sebesar 13,74 persen, Area Panjang tumbuh 24,5 persen, Area Teluk Bayur meningkat 16,74 persen, Area Pontianak naik 7,4 persen, dan Area Palembang mencatat pertumbuhan sebesar 6,1 persen.
Sejalan dengan capaian tersebut, data Badan Pusat Statistik menunjukkan kinerja perdagangan nasional yang positif. Nilai ekspor nonmigas pada periode Januari–November 2025 meningkat 7,07 persen menjadi US$244,75 miliar, sementara impor nonmigas naik 4,37 persen menjadi US$188,61 miliar. Kondisi ini menghasilkan surplus neraca perdagangan nonmigas sebesar US$56,15 miliar.
Menutup pernyataannya, Pramestie menegaskan bahwa capaian ini menjadi pijakan penting bagi perusahaan untuk melanjutkan pertumbuhan ke depan.
“Pencapaian historis ini menjadi fondasi bagi IPC Terminal Petikemas untuk terus berinovasi dan memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran arus logistik nasional. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh stakeholder atas dukungan dan kolaborasi yang telah mengantarkan IPC Terminal Petikemas menembus capaian 3,6 juta TEUs untuk pertama kalinya,” tutupnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Start P7 di Sirkuit Assen! Veda Ega Pratama Bongkar Penyebab Crash di Practice Moto3 Belanda 2026
