
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif (kanan) mengunjungi salah satu pelabuhan perikanan. (Ist).
JawaPos.com - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah mengambil langkah-langkah untuk menjamin pelayanan publik di seluruh pelabuhan perikanan di Indonesia tetap berjalan dengan optimal selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2026. Tujuan utama langkah ini adalah memastikan ketersediaan stok ikan yang tetap aman serta mendukung kelancaran distribusi hasil perikanan bagi masyarakat.
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Lotharia Latif menyatakan bahwa optimalisasi pelayanan ini dilakukan demi menjaga aktivitas nelayan tetap berjalan lancar. Selain itu, upaya ini juga dirancang untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan ikan yang biasanya terjadi menjelang pergantian tahun, ketika permintaan akan bahan pangan terutama ikan cenderung meningkat.
Latif menegaskan bahwa seluruh unit pelaksana teknis pelabuhan perikanan yang berada di bawah naungan Ditjen Perikanan Tangkap akan tetap beroperasi secara maksimal selama masa libur. Beragam layanan yang disediakan mencakup fasilitas sandar kapal, proses bongkar muat ikan, penanganan perizinan usaha, serta ketersediaan stok ikan di cold storage dan unit-unit pengolahan ikan.
"Semua layanan ini disusun agar tidak ada gangguan yang mengganggu alur kerja dari penangkapan hingga distribusi ikan, " kata Latif, kemarin (29/12).
Menurutnya, pelayanan yang prima di pelabuhan perikanan menjadi kunci penting bagi kelancaran seluruh sektor perikanan nasional. Selain mampu meningkatkan produktivitas kerja nelayan, pelayanan yang baik juga berperan signifikan dalam menjaga stabilitas pasokan ikan di pasar serta mendukung perekonomian masyarakat pesisir yang banyak bergantung pada sektor perikanan.
Baca Juga: KKP Gelontorkan Rp 859 Miliar untuk Bangun 35 Kampung Nelayan Merah Putih
Di sisi lain, KKP juga memberikan peringatan kepada nelayan dan pemilik kapal perikanan agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia. "Keselamatan melaut dinyatakan sebagai prioritas utama, dengan harapan seluruh pelaku sektor perikanan selalu memantau informasi cuaca secara teratur dan mematuhi semua arahan yang diberikan oleh syahbandar di masing-masing pelabuhan perikanan, " tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022