
Presiden Prabowo Subianto meresmikan kereta khusus untuk petani dan pedagang, mempermudah distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik. (BPMI/Setpres)
JawaPos.com - Kabar gembira bagi pedagang dan pertanian di Banten. Kereta khusus Petani dan Pedagang siap dioperasikan pada perjalanan Commuter Line Merak mulai Senin (1/12) besok.
Layanan ini dirancang untuk memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal, sekaligus menggerakkan roda perekonomian wilayah Merak-Rangkasbitung.
Salah satu daya tarik utama dari layanan Kereta Petani dan Pedagang ini adalah tarifnya yang sangat terjangkau. Pemerintah melalui DJKA telah menyiapkan dukungan dana Public Service Obligation (PSO) atau subsidi.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Arif Anwar memastikan, harga tiket tidak akan memberatkan masyarakat.
"Kami instruksikan kepada KAI Commuter melalui skema PSO untuk mematok tarif Kereta Petani dan Pedagang pada harga Rp 3.000,00 seperti tarif layanan Commuter Line Merak agar tidak memberatkan masyarakat," ujar Arif, Minggu (30/11).
Untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan, seluruh rangkaian Kereta Petani dan Pedagang telah melalui tahapan pengujian ketat. Arif Anwar menyebut bahwa pengujian ini dilakukan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum.
Layanan Kereta Petani dan Pedagang akan dirangkaikan pada Commuter Line Merak. VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan, pengoperasian layanan Kereta pedagang dan petani ini dirangkaikan pada Commuter Line Merak dengan kapasitas 73 tempat duduk.
Setiap harinya akan tersedia 7 perjalanan dari Merak dan 7 perjalanan dari Rangkasbitung, sesuai dengan jadwal Commuter Line Merak saat ini.
Untuk dapat menggunakan layanan ini, pengguna dari kalangan petani dan pedagang wajib memiliki Kartu Petani dan Pedagang. Proses registrasinya cukup mudah.
Pengguna harus datang ke loket registrasi stasiun, membawa kartu identitas, dan mengisi formulir. Kartu ini bisa diurus sebelum hari keberangkatan.
Pemilik kartu akan mendapatkan kemudahan bisa memesan dan membeli tiket mulai H-7 keberangkatan di loket stasiun Commuter Line Merak. Serta bisa boarding atau masuk ruang tunggu dua jam sebelum jadwal keberangkatan.
Namun, bagi masyarakat lain yang ingin menggunakan layanan ini dan belum melakukan registrasi, tetap bisa membeli tiket kereta petani dan pedagang pada hari keberangkatannya di loket, dengan catatan tiket perjalanannya masih tersedia.
KAI Commuter telah menetapkan aturan khusus terkait barang bawaan dagangan. Setiap pengguna diizinkan membawa maksimal 2 koli atau 2 tentengan barang dagangan.
Dimensi maksimal per koli yang diperbolehkan adalah 100 cm x 40 cm x 30 cm.
Penting untuk diperhatikan, ada barang-barang yang dilarang keras dibawa dalam layanan ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022