
INCAR POTENSI : Pelaku industri elektronik tanah air coba hadirkan inovasi dengan blender pintar. (Istimewa)
JawaPos.com-Pasar peralatan rumah tangga di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Menurut data Statista, nilainya diperkirakan mencapai USD 19,81 miliar pada 2025 dengan proyeksi pertumbuhan tahunan 5,91 persen selama satu dekade ke depan.
Direktur Marketing PT BOLDe Inovasi Global Haryono Chandra menilai peluang ini mendorong produsen menghadirkan produk yang lebih pintar dan terkoneksi. “Smart Blender V8 adalah simbol komitmen kami untuk menghadirkan solusi dapur modern yang powerful, elegan, namun tetap terjangkau bagi keluarga Indonesia,” jelasnya.
Ia menambahkan, transformasi pasar elektronik akan mengarah pada ekosistem yang saling terhubung. Produk rumah tangga, khususnya elektronik dapur, kini tidak hanya mengandalkan kekuatan mesin, tetapi juga fitur pintar yang memudahkan konsumen.
Hal ini dirasakan langsung oleh pengguna. Dewi, salah satu konsumen, mengaku puas dengan performa blender pintar. “Saya kaget, ternyata blender ini bisa menghancurkan es batu dengan halus tanpa suara berisik. Jadi lebih nyaman dipakai, apalagi kalau pagi-pagi saat anak-anak masih tidur,” ujarnya.
Menurutnya, tuntutan konsumen saat ini memang lebih tinggi. Tidak cukup sekadar tangguh, perangkat dapur juga harus menghadirkan kenyamanan dalam penggunaan sehari-hari.
Tren inilah yang diyakini bakal membuat segmen smart blender tetap diminati di tengah ketatnya persaingan pasar elektronik rumah tangga. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
