Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 04.52 WIB

Warga Binaan Nusakambangan Produksi 2 Juta Paving Block per Tahun dari Limbah Abu Batu Bara FABA

Warga binaan Nusakambangan memproduksi 2 juta paving block per tahun, 1 juta batako per tahun dari FABA, yang berkontribusi terhadap penurunan emisi hingga 748 ton CO2e per tahun. (ANTARA) - Image

Warga binaan Nusakambangan memproduksi 2 juta paving block per tahun, 1 juta batako per tahun dari FABA, yang berkontribusi terhadap penurunan emisi hingga 748 ton CO2e per tahun. (ANTARA)

JawaPos.com - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) semakin produktif dan berdaya melalui program ekonomi sirkular. Mereka mampu memproduksi 2 juta paving block per tahun, 1 juta batako per tahun, yang berkontribusi terhadap penurunan emisi hingga 748 ton CO2e per tahun.

Dikutip dari Antara, Jumat (12/9), melalui program "Nusakambangan Berdaya" yang dijalankan PT PLN Indonesia Power (PLN IP) bersama Lapas Nusakambangan, sebanyak 142 tenaga kerja dan 30 warga binaan terampil, bisa berkarya dengan potensi omzet Rp 5,4 miliar per tahun. Direktur Utama PLN IP, Bernadus Sudarmanta mengatakan, program ini tidak hanya menjadi bagian dari komitmen environmental, social, and governance (ESG) PLN IP, tetapi juga mendukung kebijakan pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

Inisiatif ini menunjukkan bahwa upaya rehabilitasi warga binaan dapat berjalan seiring dengan pengembangan ekonomi sirkular dan perlindungan lingkungan. Bernadus juga menyampaikan pentingnya sinergi lintassektor dalam menciptakan solusi berkelanjutan.

"Kami percaya bahwa rehabilitasi sosial dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekonomi sirkular dan perlindungan lingkungan. Program ini adalah bukti bahwa sinergi antara BUMN, pemerintah, dan masyarakat mampu melahirkan solusi yang inklusif dan berkelanjutan," ujarnya.

Bernadus mengatakan, PLN IP telah menyalurkan dukungan berupa 41.500 paving block, 8.200 batako hasil olahan fly ash and bottom ash (FABA), 846 ton FABA siap pakai, serta dua unit mesin pengolahan FABA untuk memperkuat pelatihan kerja bagi warga binaan. Bantuan ini merupakan upaya perusahaan turut memberdayakan warga binaan.

Menurut dia, pihaknya berkomitmen terus mendorong ekonomi sirkular, sekaligus memberdayakan masyarakat termasuk warga binaan lapas. "Salah satu wujudnya adalah melalui penyerahan bantuan sarana berbahan FABA untuk mendukung program kemandirian warga binaan di Lapas Nusakambangan," ujarnya.

Pada Selasa (9/9) lalu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, yang didampingi Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo meninjau workshop FABA, di Pulau Nusakambangan, Kabupaten Cilacap.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore