
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) dalam kick-off Road to Harbolnas 2025 di kantornya, Senin (8/9). (Agas Putra Hartanto/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah mempersiapkan rangkaian acara Road to Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) yang akan berlangsung pada 10-16 Desember 2025. Kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada promosi digital. Tapi juga melibatkan acara offline seperti pameran di pusat perbelanjaan untuk mendorong partisipasi lebih luas dari masyarakat dan pelaku usaha.
"Rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat mempersiapkan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) agar bisa maksimal dalam penyelenggaraan momentum belanja nanti," ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam kick-off Road to Harbolnas 2025 di kantornya, Senin (8/9).
Dia menekankan, konsumsi memiliki kontribusi besar mencapai 54 persen terhadap perekonomian nasional. Dengan konsumsi yang kuat, Indonesia diyakini mampu mempertahankan posisinya sebagai pemain utama dalam ekonomi digital di kawasan ASEAN. "Sampai dengan 2030, diperkirakan 40 persen dari USD 1 triliun atau sekitar USD 360 miliar (ekonomi digital ASEAN akan berasal dari Indonesia)," ungkapnya.
Indonesia juga tengah mendorong penyelesaian Digital Economic Framework Agreement bersama negara-negara ASEAN. Yang ditargetkan dapat ditandatangani pada awal tahun depan. Estimasinya, bakal mengerek ekonomi digital kawasan menjadi USD 2 triliun dolar.
"Bagi Indonesia sendiri, nilainya bisa meningkat dari USD 400 miliar menjadi sekitar USD 600 sampai USD 700 miliar," beber politisi Golongan Karya itu.
Oleh karena itu, pentingnya penguatan pipeline ekonomi digital Indonesia. Mulai dari kesiapan UMKM, infrastruktur digital, hingga preferensi konsumen terhadap produk dalam negeri. Termasuk mendorong agar barang yang dijual di e-commerce sebagian besar adalah buatan Indonesia.
Airlangga berharap target Harbolnas 2025 bisa ditingkatkan. Dari total transaksi Rp 31 triliun, lebih dari 30 persen adalah produk lokal pada rangkaian event tahun lalu. "Tahun ini bisa lebih tinggi lagi dan targetnya antara Rp 33 triliun sampai dengan Rp 35 triliun," ujarnya.
Makanya, kolaborasi lintas sektor sangat penting dalam merealisasikan target tersebut. Termasuk di sistem bidang logistik. Untuk memastikan program Harbolnas dapat dinikmati secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, baik produsen maupun konsumen.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Unjuk Gigi!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
Hasil Piala Presiden: Persebaya Surabaya vs Arema FC 1-0, Yuran Fernandes Gacor!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Misi Berat Macan Kemayoran!
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Pelapor Diintimidasi Pihak Malik Bawazier Usai Laporkan Kasus Perzinaan
Iran Buka Suara usai Pidato Prabowo, Tegaskan Tak Pernah dan Tak Akan Miliki Senjata Nuklir
