Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 19.40 WIB

Digitalisasi Ritel, Atasi Masalah Antrean dan Dorong Tren Belanja Daring

Ilustrasi: Digitalisasi menuntut kebutuhan data center di Indonesia. (Istimewa). - Image

Ilustrasi: Digitalisasi menuntut kebutuhan data center di Indonesia. (Istimewa).

JawaPos.com - Digitalisasi mulai mengubah wajah industri ritel Indonesia. Dari belanja kebutuhan sehari-hari, makanan cepat saji, hingga transaksi di minimarket, teknologi aplikasi kini menjadi senjata utama untuk memangkas antrean dan meningkatkan efisiensi.

Salah satu langkah terbaru datang dari FamilyMart Indonesia yang resmi meluncurkan FamiGo, aplikasi pemesanan berbasis digital. Melalui FamiGo, konsumen bisa memesan produk langsung dari ponsel dan mengambilnya di toko tanpa perlu menunggu di kasir.

CEO PT Fajar Mitra Indah, Wirry Tjandra, menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan. “Teknologi memungkinkan proses belanja lebih efisien, sekaligus mendorong loyalitas pelanggan yang terbiasa dengan layanan serba cepat,” ujar Wirry melalui keterangannya.

Salah satu isu yang ingin diselesaikan dalam aplikasi tersebut adalah antrean panjang yang kerap terjadi. Antrean panjang masih menjadi masalah klasik di banyak jaringan minimarket, terutama saat jam sibuk. 

FamiGo diklaim dirancang untuk menjawab persoalan ini dengan sistem self-ordering dan scheduled pick-up, yang sejalan dengan praktik global di industri ritel modern.

Selain mempersingkat transaksi, FamiGo menghadirkan fitur yang umum ditemui dalam ekosistem digital ritel seperti harga lebih murah dibanding pembelian langsung, voucher digital, hingga referral system untuk memperluas basis pengguna.

Peluncuran FamiGo mencerminkan langkah FamilyMart untuk ikut bersaing dalam lanskap ritel yang kian kompetitif. Sejumlah pemain besar lain seperti Alfamart dengan Alfagift atau Indomaret dengan KlikIndomaret juga telah memanfaatkan platform digital untuk menjembatani pengalaman belanja online dan offline.

Dengan lebih dari 450 gerai FamilyMart di Jabodetabek, Surabaya, Malang, Gresik, Sidoarjo, dan Bali, integrasi aplikasi ini diperkirakan mempercepat adopsi pola belanja digital di kalangan konsumen urban.

Di sisi lain, fenomena ini memperlihatkan bahwa ritel tak lagi sekadar soal lokasi toko, melainkan soal ekosistem digital. Minimarket dan swalayan dituntut menjadi hybrid platform: tetap hadir secara fisik, tapi dengan teknologi yang membuat transaksi lebih cepat, murah, dan personal.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore