
Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni di kantor Kemenhut, Jakarta, Senin (20/7). (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mendorong percepatan transformasi layanan di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Hal itu dilakukan melalui digitalisasi berbagai layanan dan perizinan.
Menhut Raja Antoni mengatakan, langkah ini dilakukan untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah dan transparan. ”Ini agenda yang akan saya perbaiki, supaya apa yang diinginkan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) terkait ease of doing business bisa terwujud,” kata Menhut Raja Juli Antoni dilansir dari Antara.
”Orang bisa berbisnis dengan baik karena pelayanannya cepat, sementara kita juga memperoleh kepuasan dalam memberikan layanan dan meningkatkan indeks reformasi birokrasi,” tambah dia.
Baca Juga:Saling Tuding Kasus SK ASN Pemkab Gresik Palsu, Saksi Sebut Peran Dominan Tersangka Agus Priyono
Raja Antoni menilai perubahan di lingkungan Kementerian Kehutanan mulai menunjukkan hasil yang positif, tidak hanya karena penyempurnaan regulasi, tetapi juga perubahan pola pikir dan budaya kerja.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada temen-temen di pusat maupun di balai, saya merasakan progres yang luar biasa. Dulu yang rasanya tidak mungkin, sekarang jadi mungkin, dengan perubahan mindset, kultur maupun regulasi yang kita lakukan. Kita perbaiki pelayanan kita, terutama kepada publik,” ujar Raja Juli Antoni.
Untuk mempercepat transformasi tersebut, Menhut meminta seluruh unit Eselon I memetakan layanan yang dimiliki agar dapat menentukan prioritas digitalisasi. Beberapa digitalisasi yang dilakukan yakni etiket Taman Nasional, pengaduan dalam penegakan hukum (Gakkum), Portal Elektronik Surat Angkut Tumbuhan Alam dan Satwa Liar (Pesats) hingga Sistem Pemantauan Karhutla (Sipongi).
Menurut Raja Juli Antoni, wajah pelayanan publik di Kementerian Kehutanan juga harus mengikuti perkembangan zaman. Dia menilai masih terdapat layanan yang menggunakan pola konvensional sehingga perlu dibenahi menjadi lebih modern, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
”Saya kira kita bisa kumpulkan semua layanan dari masing-masing direktorat jenderal, lalu kita lihat mana yang menjadi prioritas untuk diperbaiki dengan sistem online dan antrean,” ungkap Menhut Raja Juli Antoni.
”Saya masih melihat ada loket yang seperti loket pembayaran listrik zaman dulu. Padahal pelayanan yang baik sudah seperti di perbankan, terbuka, antreannya tertata, bahkan masyarakat bisa memilih jadwal kedatangan dan mengetahui nomor antreannya sebelum datang,” imbuh dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
