Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Lucia Rizka Andalusia, mengunjungi pabrik dan fasilitas produksi Indofarma di Cibitung, Cikarang Barat. (Istimewa).
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan terus memantau ketersediaan obat untuk memenuhi kebutuhan nasional. Guna memperkuat peran strategis dalam penyediaan obat di Indonesia, Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Lucia Rizka Andalusia, mengunjungi pabrik dan fasilitas produksi Indofarma di Cibitung, Cikarang Barat.
Kunjungan Dirjen Farmasi dan Alat Kesehatan serta Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi Kemenkes RI, Dita Novianti Sugandi Argadiredja.diterima Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, Direktur Operasional Indofarma, Andi Prazos, Direktur Sales Bio Farma, Kamelia Faisal, Direktur Produksi & Supply Chain Bio Farma, Sri Harsi Teteki.
“Indofarma siap menjadi bagian penting dalam pencapaian ketahanan kesehatan nasional melalui kualitas dan ketersediaan produk – produk farmasi. Kunjungan pabrik ini dilaksanakan guna memastikan supply produk Indofarma dalam mendukung program - program Kemenkes RI, “ ujar Sahat Sihombing, Direktur Utama PT Indofarma Tbk, saat mendampingi Dirjen Farmalkes Kementerian Kesehatan RI dalam mengunjungi beberapa fasilitas produksi Indofarma.
PT Indofarma selaku bagian dari holding BUMN Farmasi yang telah berdiri dari tahun 1918, dengan kapasitas produksi yang besar, telah menjadi mitra penting Kementerian Kesehatan dalam penyediaan obat-obatan, terutama untuk kebutuhan pengobatan pada fasilitas layanan kesehatan milik pemerintah. Komitmen ini terus dijaga melalui berbagai inisiatif dan kolaborasi lintas sektor.
Dalam kunjungannya, Dirjen Farmalkes Kementerian Kesehatan RI juga memberikan arahan serta diskusi terkait peningkatan kontribusi Indofarma dalam ekosistem kesehatan masyarakat.
Fasilitas produksi Indofarma di Cibitung, Cikarang Barat, memiliki kapasitas produksi yang mampu memproduksi berbagai sediaan farmasi, mulai dari Solid, Liquid, Semi Solid, Steril, hingga Herbal dan Natural Extract dengan kapasitas produksi yang besar, hingga 3 M unit per tahun. Hal ini menjadi potensi besar bagi Indofarma dalam mendukung kemandirian industri farmasi nasional.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
