
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan pertumbuhan pendapatan usaha yang signifikan sepanjang 2024. (Istimewa)
JawaPos.com – Emiten di sektor konstruksi rupanya masih belum bisa mencatatkan kinerja yang baik tahun ini. Salah satunya, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). Anak usaha Waskita Karya itu melaporkan pendapatan usaha masih turun secara year on year.
Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP Fandy Dewanto menjelaskan, pihaknya membukukan pendapatan usaha sebesar Rp 394,71 miliar pada kuartal I tahun ini. Jika dibandingkan capaian pendapatan kuartal I 2024 senilai Rp 505,68 miliar, kinerja perusahaan selama tiga bulan pertama turun sebanyak 21,9 persen.
"Kami tetap konsisten dalam menjaga efisiensi di setiap lini bisnis Perusahaan. Upaya efisiensi ini bukan hanya strategi jangka pendek, tetapi bagian dari transformasi menyeluruh dalam menjaga kesehatan Perusahaan sehingga dapat terus kompetitif," jelasnya di Jakarta, Kamis (1/5).
Dia menjelaskan, pendapatan usaha masih didominasi oleh lini bisnis beton precast sebesar 51,2 persen. Capaian tersebut disusul oleh segmen beton readymix sebesar 25,2 persen, serta jasa konstruksi sebesar 23,6 persen. Dalam periode tersebut, WSBP juga mencatat laba kotor senilai Rp 77,11 miliar pada periode ini. Angka tersebut menghasilkan Gross Profit Margin (GPM) sebesar 19,5 persen.
Fandy menegaskan, WSBP terus dipercaya dalam menyuplai produk-produk Beton Precast dan Beton Readymixnya pada beragam proyek strategis. Antara lain, proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Betung (Simpang Sekayu)-Tempino-Jambi Seksi 2B; Proyek Tzu Chi School-Extension PIK 2; Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai; serta Proyek Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 3B.
Dari sisi beban, pihaknya berhasil menekan beban penjualan sebesar 29,7 persen secara tahunan (YoY). Langkah-langkah efisiensi tersebut turut berkontribusi positif terhadap perbaikan Laba Bersih Perusahaan.
"Peningkatan ini juga menjadi bukti konsistensi manajemen dalam menjaga performa positif pada setiap lini operasional. Kondisi keuangan yang lebih sehat diharapkan dapat memperkuat posisi WSBP dalam meraih kepercayaan pasar dan memenangkan proyek-proyek baru," terangnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
