Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 September 2023 | 20.10 WIB

Indonesia Eksportir Alas Kaki Terbesar Keenam di Dunia  

 

Salah seorang pengrajin alas kaki berbahan kulit, Nur Hadi saat menata hasil garapannya sandal dan sepatu di Pameran Kampoeng Kreasi BUM Desa Go Export yang diselenggarakan di salah satu pusat perbelanjaan di Surabaya beberapa waktu lalu.

JawaPos.com – Sektor industri alas kaki, kulit, dan produk kulit memiliki potensi besar di pasar ekspor.

Karena itu, Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) menginisiasi perjanjian kerja sama antar pemangku kepentingan terkait dengan pengembangan ekspor.

Direktur Jenderal PEN Didi Sumedi menyampaikan, perjanjian kerja sama tersebut adalah kolaborasi program antar kementerian, lembaga, serta asosiasi pelaku usaha.

”Penandatanganan kerja sama hari ini (kemarin, Red) adalah wujud komitmen seluruh pemangku kepentingan untuk menyinergikan langkah dalam mendorong pelaku usaha sektor alas kaki dan produk kulit agar semakin berdaya saing tinggi, berkelanjutan, dan berkesinambungan ekspornya,” jelas Didi kemarin (31/8).

Didi mengungkapkan, sebelum perjanjian kerja sama ditandatangani, dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama secara sirkular oleh pimpinan Ditjen PEN, Ditjen IKMA, Ditjen IKFT, Badan Karantina Pertanian, Kedeputian Bidang UKM, Sekretariat Jenderal APKI, serta Aprisindo.

”Kesepakatan itu juga memungkinkan semakin banyak program peningkatan ekspor yang terintegrasi dan berkesinambungan, yang bisa dikerjakan secara bersama-sama sehingga hasilnya pun akan semakin maksimal,” ujar Didi.

Plt Direktur Pengembangan Ekspor Produk Manufaktur Ganef Judawati menuturkan, setiap pihak memiliki peran sesuai dengan program dukungan dalam rangka pengembangan ekspor produk alas kaki dan produk kulit. Mulai pendampingan, pelatihan, informasi peluang pasar ekspor, peningkatan kapasitas usaha, inkubasi, fasilitasi sertifikasi, hingga promosi.

”Melalui dukungan yang terintegrasi ini, diharapkan semakin banyak menjangkau para pelaku usaha yang memerlukan dukungan, lebih tepat sasaran, dan lebih fokus dalam upaya peningkatan daya saing di pasar mancanegara,” bebernya.

Pada 2022, Indonesia merupakan eksportir produk alas kaki terbesar keenam dunia dengan kontribusi 4,1 persen terhadap pasar alas kaki global.

Nilainya mencapai USD 7,74 miliar dan ekspor alas kaki menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sebesar 12,4 persen selama lima tahun terakhir (2018–2022).

Untuk produk kulit, Indonesia menempati peringkat ke-14 sebagai negara pengekspor dengan kontribusi 1,2 persen dari pasar global pada 2022. Pada tahun tersebut, nilai ekspornya mencapai USD 1,20 miliar dan ekspor produk kulit menunjukkan pertumbuhan yang positif sebesar 20,2 persen selama lima tahun terakhir (2018–2022).

Co-founder dan CEO Brodo Muhammad Yukka Harlanda menyebut RI sebagai salah satu produsen sepatu terbesar di ranah global. ”Hampir 4–5 persen sepatu di mancanegara itu diproduksi di Indonesia,” ungkap Yukka.

Namun, dari sekian banyak sepatu yang diproduksi, lanjut dia, belum ada merek dagang asal tanah air yang bersuara banyak di tingkat global. ”Padahal, produsennya ada dan market inisial di Indonesia pun memang sangat prospek banget,” bebernya.

Editor: Candra Kurnia Harinanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore