Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Februari 2022 | 18.59 WIB

Vida dan DocuSign Kerja Sama Genjot Aplikasi Tanda Tangan Digital

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Di tengah anywhere economy yang sedang bertumbuh, pengalaman kerja daring (remote experience) juga perlu didukung dengan proses yang tanpa hambatan secara online misalnya penggunaan tanda tangan digital. Sayangnya, pengaplikasian tanda tangan digital di tanah air sendiri belum mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Masih ada banyak hal yang membuat masyarakat enggan menggunakan tanda tangan digital, misalnya kurangnya literasi bahwa pengaplikasian hal tersebut aman. Mendorong hal tersebut, PT Indonesia Digital Identity atau Vida, Penyelenggara Sertifikasi Elektronik atau Certification Authority (CA) yang berinduk di bawah Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kemenkominfo mengumumkan kerja samanya dengan penyedia layanan Tanda Tangan Elektronik (TTE) DocuSign.

Kemitraan ini disebut akan memberikan pilihan bagi pengguna tanda tangan elektronik DocuSign di Indonesia untuk menandatangani dokumen dengan verifikasi identitas online yang aman dan tanpa hambatan. Hal ini juga diharapkan dapat mendorong trust terhadap TTE di Tanah Air.

Group CEO dan Founder Vida, Niki Luhur mengatakan, kerja sama ini melihat DocuSign yang telah membantu banyak pelaku bisnis dalam mengotomatisasi, mempersiapkan, menandatangani, menindaklanjuti, hingga mengelola berbagai dokumen perjanjian. "Tetapi selain manfaat yang luas dari sisi produktivitas dan otomatisasi, kepastian hukum juga adalah elemen dasar yang sangat penting," ujarnya melalui jumpa pers daring belum lama ini.

Kemitraan DocuSign dan Vida juga nantinya diharapkan bisa memperkuat kepastian hukum tanda tangan elektronik pengguna DocuSign di Indonesia. Dokumen yang ditandatangani oleh produk ini akan memiliki nilai yang sama dengan tanda tangan basah di mata hukum Indonesia.

Dengan menyediakan kapabilitas verifikasi identitas yang dapat dilakukan secara instan dan tanpa hambatan, Vida akan membantu DocuSign untuk memperkuat posisi mereka di Indonesia. Hal itu dilakukan dengan bantuan teknologi pengenalan wajah yang cepat dan lebih efisien melalui kekuatan Artificial intelligence (AI) dan integritas dokumen dengan verifikasi biometrik.

Dengan integrasi produk DocuSign dan Vida, pengguna DocuSign eSignature di Indonesia disebut akan mendapatkan keuntungan secara langsung. Tanda tangan elektronik DocuSign akan dilengkapi dengan sertifikat elektronik untuk otentikasi identitas. Proses ini sejalan dengan standar industri yang menggunakan global best practices dalam pemrosesan dan penyimpanan data.

"Untuk mencegah penyalahgunaan identitas (identity fraud), verifikasi identitas online kami dilengkapi dengan verifikasi biometrik dengan liveness detection yang mengacu pada database identitas nasional resmi," katanya.

Group Vice President and General Manager of DocuSign Asia-Pacific, Dan Bognar dalam kesempatan yang sama mengatakan, kemitraan ini akan mendukung visi mereka dalam menyediakan solusi end-to-end sepanjang proses perjanjian, dan terus menjadi partner terpercaya dalam hal tanda tangan elektronik.

"Bermitra dengan Vida dapat memberikan pengguna kami layanan identitas digital yang aman, cepat dan dapat mencapai banyak orang, yang akan mendorong transformasi bisnis digital. Melalui kemitraan ini, kami harap seluruh produk DocuSign Agreement Cloud dapat menjangkau lebih banyak pengguna di Indonesia dan membantu mereka mempercepat proses kontrak dan meningkatkan efisiensi dalam skala besar," tandasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore