
Photo
JawaPos.com - Perusahaan properti PT Adhi Commuter Properti (ADCP) mengatakan, Penawaran Umum Obligasi I 2021 telah terserap sesuai target yaitu sebesar Rp 500 miliar. Seluruh dana hasil penerbitan obligasi tersebut akan digunakan untuk membiayai belanja modal dalam upaya menambah portofolio dan melakukan ekspansi usaha.
Direktur Utama PT Adhi Commuter Properti Rizkan Firman mengatakan, selanjutnya perseroan akan mengambil langkah selanjutnya yaitu melepas sahamnya ke publik melalui pencatatan saham perdana (IPO) di tahun ini. "Dan ini akan menjadi langkah awal Adhi Commuter Properti selanjutnya," ujarnya dalam keterangannya, Jumat (21/5).
Ia menyebut, pada tahun ini, Perseroan mengembangkan kawasan baru yaitu LRT City Cibubur yang berada di titik Stasiun LRT Harjamukti, serta melakukan serah terima tahap pertama kawasan Cisauk Point – Member of LRT City yang terhubung langsung dengan Stasiun KRL Cisauk.
"Perseroan memperkirakan pertumbuhan permintaan akan lebih baik, terlihat pada hasil kinerja ADCP yang mencatat pertumbuhan positif pada Kuartal I 2021 ini," tuturnya.
Sebelumnya, Perusahaan pengembang kawasan Transit Oriented Development (TOD), PT Adhi Commuter Properti (ADCP) telah menerbitkan Obligasi I Adhi Commuter dengan jumlah pokok sebanyak banyaknya Rp 500 miliar yang terdiri dari Seri A dengan tenor 367 hari dan Seri B dengan tenor 3 tahun.
Direktur Utama Perseroan Rizkan Firman mengatakan, aksi korporasi tersebut menjadi strategi perseroan menangkap Trend Shifting yang terjadi dengan mengembangkan sejumlah kawasan properti di titik stasiun LRT Jabodebek melalui produk LRT City dan Adhi City.
Selain itu, langkah tersebut seiring dengan mulai pulihnya kondisi perekonomian yang ditandai dengan meredanya pandemi Covid-19, program vaksinasi dan stimulus-stimulus dari Pemerintah di bidang properti.
Ia mengungkapkan, adapun masa bookbuilding telah terserap dengan nilai total Rp 337 miliar. Dengan rincian Seri A sebanyak Rp 328 miliar dan Seri B sebanyak Rp 9 miliar. Saat ini masuk dalam tahap penawaran umum dengan best effort senilai Rp 163 miliar.
Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi. Pembayaran bunga obligasi akan dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2021.
Sedangkan pembayaran obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi masing-masing adalah tanggal 27 Mei 2022 untuk obligasi Seri A dan 20 Mei 2024 untuk obligasi Seri B.
Adapun PT Sucor Sekuritas dan PT Aldiracitra Sekuritas Indonesia sebagai penjamin emisi obligasi. Sedangkan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB) ditunjuk sebagai Wali Amanah dalam penerbitan obligasi I Adhi Commuter tersebut.
Pada 7 Mei 2021 ADCP telah mendapatkan pernyataan efektif oleh OJK, dan selama 11-17 Mei 2021 diadakan masa penawaran umum, serta direncanakan pendistribusian obligasi pada 20 Mei 2021.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
