
Photo
JawaPos.com - Sepanjang 2019, pertumbuhan industri kosmetik mencapai 9 persen. Tahun sebelumnya, pertumbuhannya hanya 7 persen. Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) yakin tahun ini angka pertumbuhannya semakin besar.
Belakangan, demand kosmetik dari konsumen kelas menengah membengkak. Menurut Ketua Umum Perkosmi Sancoyo Antarikso, itu menandakan bahwa kehidupan masyarakat Indonesia sudah semakin sejahtera.
Karena pendapatan meningkat, belanja kosmetik pun tumbuh. Khususnya produk-produk beauty dan personal care.
"Tapi, konsumsi per kapita produk-produk kosmetik Indonesia masih relatif rendah. Potensi untuk dikembangkan masih sangat besar," kata Sancoyo, Kamis (9/1).
Industri kosmetik, menurut dia, juga tidak bisa lepas dari tren pemakaian kosmetik oleh kaum pria. Akhir-akhir ini, lebih banyak pria yang peduli pada tubuh mereka dan menganggap penting produk-produk perawatan tubuh.
"Maraknya e-commerce dan media sosial sebagai channel jual beli langsung antara brand dan konsumen juga menjadi faktor pendorong pertumbuhan volume penjualan produk kecantikan," ungkapnya.
Perkosmi mempunyai banyak strategi untuk merangsang kinerja industri kosmetik. Salah satunya, fokus menyasar konsumen milenial. Karena itu, produsen harus menghasilkan produk-produk yang tren, kualitas, inovasi, dan harganya ramah milenial.
Menurut Sancoyo, kini industri kosmetik lokal pun mulai beradaptasi dengan pasar milenial. Mereka membuat masstige products demi menjangkau konsumen yang lebih luas.
"Sekarang makin banyak mass-product brands yang bertujuan meningkatkan image mereka lewat produk-produk prestisius," jelasnya.
Dari segi harga, produk lokal jauh lebih ramah kantong daripada yang impor. Sancoyo juga mengatakan bahwa milenial sekarang lebih menyukai produk-produk berbahan alami. Itu sesuai dengan kampanye back to nature alias ramah lingkungan.
"Karena itu, produk kosmetik dalam bentuk regime semakin digemari," ungkapnya.
Selain berbahan alami, kosmetik yang dilabeli halal juga laris. Tahun ini tren tersebut masih berlanjut.
Kalangan ini sedang hobi mencari berbagai tren dan inovasi yang dapat membantu mereka tampil cantik. Tapi, tetap selaras dengan nilai-nilai keislaman," ucap pria berkacamata itu. Dia yakin produk kecantikan yang menyasar muslimah semakin marak dan laris.
Prediksi Kosmetik Terlaris 2020:
Berbahan Alami
Bersertifikasi Halal
Bisa Dibeli di Kanal Digital

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
