
Ilustrasi pramugari Batik Air. (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)
JawaPos.com – Karena tidak terkendala kuota seperti haji, peminat ibadah umrah tumbuh pesat di Indonesia. Itu selaras dengan permintaan penerbangan umrah yang terus meningkat. Pasar potensial tersebut tidak disia-siakan oleh Batik Air. Senin (28/10) maskapai Lion Air Group tersebut mendatangkan Airbus 330-300CEO ke Bandara Soekarno-Hatta.
Tugas utama pesawat berbadan lebar itu adalah melayani penerbangan umrah. Tapi, Batik Air juga akan memanfaatkan pesawat tersebut untuk rute Australia dan Asia Timur seperti Tiongkok. ”Setiap dibuka, penerbangan umrah pasti terserap. Di Lion Air, load factor-nya bisa sampai 99 persen,” kata Presiden Direktur Lion Air Group Edward Sirait.
Rencananya, penerbangan umrah perdana Batik Air berlangsung awal Desember mendatang. Selama ini, maskapai tersebut memang tidak memiliki penerbangan umrah. ”Ini pasar baru dengan full service. Saya yakin akan bagus karena kalau orang mampu umrah, setahun dua kali pun bisa,” papar Edward.
Dengan Airbus 330-300CEO, Batik Air akan menawarkan penerbangan nonstop dari kota asal sampai Madinah atau Jeddah. Nanti layanan penerbangan umrah itu tersedia di Medan, Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar.
Selain itu, Batik Air akan menggunakan pesawat anyar tersebut untuk menyasar destinasi wisata di negara-negara Asia, Australia, dan negara-negara lain. ”Kami akan kembangkan ke Middle East maupun Asia Timur,” terang Edward. Dia menambahkan, pasar penumpang dari dan ke Australia serta Tiongkok masih terus tumbuh.
”Turis Tiongkok tumbuh dan tidak pernah habis. Tinggal didesain ke Bali atau Jakarta. Semua destinasi Indonesia menarik, terutama wisata laut,” imbuh Edward. Batik Air juga mengembangkan penerbangan berkonsep premium services airline alias full services. Termasuk, menambah layanan penerbangan jarak jauh atau long haul.
Airbus 330-300CEO punya tata letak kursi lorong ganda (double aisle) yang terdiri atas 18 kursi kelas bisnis dan 374 kursi kelas ekonomi. Edward mengatakan, Lion Air Group telah memesan tiga pesawat Airbus 330-300CEO. Pesawat kedua dan ketiga akan datang Januari dan Februari tahun depan.
Chief Executive Officer (CEO) Batik Air Capt Achmad Luthfie optimistis Batik Air mampu mencapai okupansi sebesar 90 persen untuk penerbangan tersebut. Bahkan, akan ada tambahan sekitar 700 kursi per hari.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
