Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Juni 2018 | 03.19 WIB

LRT Palembang Kemahalan? Yuk Bandingkan Dengan Negara Lain

Ilustrasi pembangunan LRT di Palembang - Image

Ilustrasi pembangunan LRT di Palembang

JawaPos.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut biaya proyek kereta api LRT di Indonesia terlalu mahal. Menurutnya, pengembangan LRT rata-rata di dunia hanya memakan biaya investasi sebesar USD 8 juta per kilometer.


Sementara LRT Palembang sendiri yang memiliki panjang lintasan 23,4 km memakan investasi sekitar Rp 12,5 triliun. Artinya biaya pengembangan LRT di Palembang sekitar USD 40 juta per kilometernya.


Mengutip data Kementerian Perhubungan (Kemenhub), nilai kontrak pembangunan LRT di Indonesia, khususnya LRT Palembang, biaya investasinya dilakukan berdasarkan realisasi atas pengeluaran kontraktor telah diaudit oleh BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).


Rasio perbandingan belanja modal per km LRT Palembang sebesar Rp 484 miliar atau sebesar sekitar USD 37 juta (kurs Rp 13.000 per USD).


Sebagai perbandingan, pengembangan LRT di Manila Line 1 Filipina sebesar Rp 1 triliun atau sebesar USD 77 juta untuk satu kilometer. Sedangkan di Kelana Jaya Line Malaysia sebesar Rp 817 miliar atau sebesar USD 63 juta.


Sebagai informasi, pekerjaan pembangunan LRT Palembang 23,4 Km dilengkapi dengan 13 stasiun, 1 depo dan 9 gardu listrik dengan menggunakan lebar jalur rel 1067 mm dan third rail electricity 750 VDC westelah dimulai sejak Oktober tahun 2015 dengan pembiayaan APBN.


LRT Palembang akan menghubungkan Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin menuju kawasan sport city Jakabaring.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore