
Panas Bumi
JawaPos.com - Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu mendukung penuh operasional Proyek Panas Bumi Hululais, yang tengah dikerjakan PT Pertamina Geothermal Energy (PGE). Hal ini ditunjukan dengan adanya kunjungan dari Direktur Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polda Bengkulu Kombes Pol Mohamad Arifin.
Kunjungan tersebut juga sekaligus memahami lebih jauh terkait dengan kegiatan operasional bisnis panas bumi (geothermal). Arifin mengatakan pengamanan obvitnas khususnya di sektor minyak dan gas bumi (migas) dan panas bumi sudah menjadi tanggung jawab dan komitmen semua pemangku kepentingan.
Pemerintah pun telah mengaturnya melalui Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obyek Vital Nasional (Obvitnas) dengan pertimbangan bahwa obvitnas memiliki peran penting bagi kehidupan bangsa dan negara ditinjau dari aspek ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan.
Khusus di lingkup industri migas, lanjutnya, pengamanan sangat dibutuhkan karena wilayah kerja fasilitas operasi migas yang merupakan aset negara. Asistensi tersebut juga sebagai wujud tanggung jawab Polda Bengkulu dalam menjaga obvitnas di Propinsi Bengkulu yang menjadi wilayah teritorialnya.
Obvitnas, katanya, bisa berjalan dengan baik apabila telah menerapkan sistem manajemen pengamanan, yang komprehensif, sehingga gangguan bisa diredam semaksimal mungkin.
"Kami, dalam hal ini Polda Bengkulu sangat mendukung penuh operasional proyek PGE di Hululais," kata Arifin dalam keterangan tertulis, Sabtu (24/3).
Saat site visit ke lokasi pemboran sumur Geothermal HLS-D/1, Cluster A, Cluster X, dan Disposal, Direktur Pamobvit Polda Bengkulu, yang didampingi jajaran perwira Polda Bengkulu lainnya, selanjutnya mendapat pemaparan lebih detail dari Pimpinan Proyek Hululais Hasan Basri.
Hasan menambahkan, Geothermal Hululais adalah proyek strategis untuk ketahanan energi nasional terutama bagi Provinsi Bengkulu dan juga Sumatera. Untuk itu, keberadaan proyek Hululais sangat memerlukan dukungan sistem manajemen pengamanan yang baik.
"Proyek Hululais ini padat modal dan teknologi, sehingga apabila pengamanan kurang diperhatikan bisa berpotensi terhambatnya proyek," kata Hasan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
