
Penumpang Whoosh berangkat dari Stasiun Padalarang pada puncak arus balik libur Nataru, Minggu (4/1). (Istimewa)
JawaPos.com - Mobilitas masyarakat pada libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 melonjak signifikan. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat, layanan Kereta Cepat Whoosh mengangkut total 362.979 penumpang selama periode angkutan Nataru yang berlangsung pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menjelaskan bahwa lonjakan penumpang terlihat dari volume harian yang konsisten berada di atas 20 ribu orang per hari. Angka tersebut meningkat sekitar 26 persen dibandingkan kondisi normal, yang biasanya berkisar 16–18 ribu penumpang per hari.
"Puncak pergerakan penumpang terjadi pada 24 Desember 2025, dengan total 24.439 penumpang dalam satu hari. Capaian ini menjadi volume harian tertinggi selama masa Nataru sekaligus menunjukkan kesiapan operasional Whoosh dalam melayani lonjakan penumpang pada periode tersibuk," kata Eva dalam keterangannya, Senin (5/1).
Lebih rinci ia mengatakan bahwa dari sisi sebaran stasiun, Stasiun Halim masih menjadi yang tersibuk dengan melayani 179.026 penumpang atau sekitar 49,3 persen dari total penumpang. Disusul Stasiun Padalarang sebanyak 130.035 penumpang (35,8 persen), Stasiun Tegalluar Summarecon 42.064 penumpang (11,6 persen), dan Stasiun Karawang 11.854 penumpang (3,3 persen).
Untuk mengakomodasi tingginya permintaan perjalanan, KCIC mengoperasikan 62 perjalanan Whoosh per hari selama masa angkutan Nataru. Penyesuaian jadwal dan jumlah perjalanan dilakukan guna memastikan layanan tetap berjalan lancar di tengah kepadatan penumpang.
Dari sisi ketepatan waktu, kinerja Whoosh juga terjaga. On Time Performance (OTP) keberangkatan mencapai 99,9 persen, sementara OTP kedatangan sebesar 98,6 persen. "Rata-rata keterlambatan keberangkatan hanya sekitar 0,6 detik, dan keterlambatan kedatangan sekitar 7,2 detik, meski dioperasikan pada periode padat," jelasnya.
Di sisi lain, tak hanya fokus pada operasional, KCIC juga meningkatkan kenyamanan penumpang. Selama Nataru, sejumlah tenant baru mulai beroperasi di stasiun Whoosh, layanan porter Whoosh Concierge Express hadir di Stasiun Halim, layanan intermoda diperkuat, serta mitra program Whoosh Value+ diperluas. Nuansa tematik Natal di stasiun dan rangkaian kereta turut menambah pengalaman perjalanan.
"Selama masa Nataru, KCIC berfokus menjaga keandalan operasi dan kualitas layanan di tengah peningkatan volume penumpang. Melalui pengaturan perjalanan, ketepatan waktu yang konsisten, serta peningkatan fasilitas dan layanan penumpang, kami ingin memastikan perjalanan dengan Whoosh tetap aman, nyaman, dan menyenangkan,” tukasnya.
Sebagai informasi, Kereta Cepat Whoosh merupakan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dengan kecepatan hingga 350 km/jam, melayani rute Jakarta–Bandung melalui empat stasiun utama, yakni Halim, Karawang, Padalarang, dan Tegalluar Summarecon.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
