
Ilustrasi bisnis coffee shop (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Menentukan lokasi untuk bisnis coffee shop adalah salah satu keputusan paling krusial yang bisa menentukan keberhasilan usaha dalam jangka panjang. Pemilihan lokasi yang sempurna tidak hanya soal berada di kawasan ramai, tetapi juga harus sesuai dengan target pasar, aksesibilitas, visibilitas, dan kondisi lingkungan sekitar agar pelanggan betah dan omzet bisa stabil. Banyak pemilik kedai kopi yang mengabaikan riset lokasi dan justru merugi karena tempatnya kurang strategis atau tidak cocok dengan karakter pasar lokal.
Melansir dari KoinWorks, beberapa faktor lokasi utama yang harus dipertimbangkan antara lain: lokasi sesuai target pasar, lokasi yang mudah terlihat (visibilitas), serta lokasi yang mudah diakses oleh pelanggan. Sementara itu, laman KopiKita menyebut bahwa dalam memilih lokasi kedai kopi, pemilik perlu melakukan riset mendalam terhadap target pasar, aksesibilitas, lingkungan sekitar, dan persaingan di sekitar lokasi.
Berikut adalah 7 tips praktis dalam menentukan lokasi untuk coffee shop agar peluang sukses lebih besar:
1. Pahami target pasar terlebih dahulu
Anda harus mengetahui siapa pelanggan utama Anda, mahasiswa, pekerja kantoran, orang lokal, wisatawan, agar bisa memilih area yang sering dilalui oleh mereka. Lokasi dipilih setelah target pasar ditentukan agar kedai mudah ditemukan oleh calon pelanggan.
2. Pilih lokasi dengan visibilitas tinggi
Lokasi yang mudah dilihat dari jalan raya atau area ramai akan memberi keuntungan karena orang yang lewat bisa langsung tertarik mampir. Tempat yang terlihat jelas dapat meningkatkan peluang pelanggan spontan.
3. Pastikan aksesibilitas dan kemudahan menuju lokasi
Lokasi harus mudah dicapai baik untuk pejalan kaki, kendaraan pribadi, maupun transportasi umum. Coffee shop berada dekat jalur jalan utama dan memiliki kemudahan parkir agar tidak menyulitkan pelanggan.
4. Perhatikan lingkungan sekitar dan kompetitor
Lingkungan harus mendukung suasana coffee shop yang aman, bersih, dan tidak rawan banjir atau keributan. Memperhitungkan keberadaan kedai kopi lain di dekat lokasi supaya kompetisi bisa dikelola dengan strategi yang tepat.
5. Sesuaikan lokasi dengan konsep coffee shop
Konsep kedai kopi seperti cozy, minimalis modern, atau outdoor garden harus kompatibel dengan lokasi yang dipilih agar suasana mendukung konsep. Jika konsep Anda santai dan alamiah, lokasi pinggiran atau area taman bisa lebih cocok daripada jalan utama yang sangat padat.
6. Cek potensi pertumbuhan area
Pilih lokasi di area yang sedang berkembang, seperti kawasan perumahan baru, pusat bisnis, atau distrik kreatif, karena nilainya bisa meningkat seiring waktu. Dengan demikian, bukan hanya keuntungan saat ini, tetapi investasi lokasi juga bisa naik di masa depan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
