
PT Tamacool Sukses Perkasa menggelar Freddo Business Gathering 2025 hadirkan pemilik bisnis yang berkaitan dengan industri refrigerasi di Hotel JW Marriott Surabaya, Selasa (26/8).
JawaPos.com – PT Tamacool Sukses Perkasa melalui brand Freddo menggelar Freddo Business Gathering 2025 di Hotel JW Marriott Surabaya, Selasa (26/8). Acara ini menghadirkan peserta dari kalangan pemilik bisnis dan end user yang bergerak di berbagai sektor usaha khususnya yang membutuhkan sistem pendingin.
Founder sekaligus CEO PT Tamacool Sukses Perkasa, Ir. Santoso Hadi, menegaskan bahwa edukasi menjadi agenda utama dalam gathering ini. Menurutnya, banyak pemilik usaha masih belum memahami pentingnya penggunaan produk pendingin yang asli dan sesuai spesifikasi.
“Banyak end user yang hanya melihat harga murah, padahal belum tentu sesuai kebutuhan. Produk ori sangat penting karena terkait keamanan, usia guna, dan dampak jangka panjang. Downtime service akibat produk tidak asli justru bisa menimbulkan kerugian besar,” ujarnya.
Brand Freddo yang lahir pada 2020, tepat saat pandemi, menjawab kebutuhan industri pendingin dengan mengedepankan pelayanan, kualitas, dan after sales service. Freddo juga membuka peluang luas bagi kontraktor maupun pelaku usaha lain untuk menjadi distributor resmi.
“Kami ingin brand Freddo menjadi brand yang dapat diandalkan para pebisnis yang bergerak di bidang usaha yang erat kaitannya dengan industri pendingin. Konsepnya open partnership, siapa pun bisa bermitra dengan kami, baik offline maupun melalui kanal online,” kata Dipl.-Ing. Arlyn William, Business Development and Engineering Supervisor Tamacool.
Dalam kesempatan itu, Arlyn memaparkan perhitungan kerugian yang bisa ditimbulkan akibat salah memilih produk hingga peluang bisnis dari investasi di bidang pendinginan.
PT Tamacool Sukses Perkasa menggelar Freddo Business Gathering 2025 hadirkan pemilik bisnis yang berkaitan dengan industri refrigerasi di Hotel JW Marriott Surabaya, Selasa (26/8).
Peserta yang hadir mayoritas berasal dari sektor F&B, perikanan, pertanian, hingga ekspor-impor hasil pangan, yang memang bergantung pada kualitas sistem pendingin. Arlyn menekankan bahwa kesalahan dalam pemilihan unit pendingin bisa berakibat fatal, seperti kerusakan bahan makanan yang bernilai tinggi.
“Contoh paling sederhana, ikan tuna untuk ekspor. Kalau penyimpanan pendinginnya salah, kerugiannya bisa lebih tinggi dari investasi sistem pendinginnya. Itulah kenapa kami menekankan edukasi dan perhitungan teknis yang matang, bukan sekadar fanatisme pada merek tertentu,” jelas Arlyn yang sempat magang di Bitzer Rottenburg am Neckar, Jerman.
Freddo juga menekankan layanan konsultasi tanpa dipungut biaya bagi para pelaku usaha. Bahkan, jika konsumen sudah menggunakan brand lain, tim Freddo tetap bersedia memberikan pendampingan untuk memastikan spesifikasi produk sesuai dengan kebutuhan bisnis.
Arlyn menambahkan, semangat membangun industri pendingin ini terinspirasi dari teladan BJ Habibie. “Saya lulusan Jerman dan mendapat banyak tawaran karier di sana. Tapi seperti Pak Habibie, saya memilih kembali ke Indonesia karena negeri ini butuh orang yang peduli dan mau membangun bangsa,” tuturnya.
Dengan sertifikasi ISO, SGS, dan P3DN, PT Tamacool Sukses Perkasa menargetkan Freddo menjadi top of mind di industri pendingin tanah air. Gathering ini diharapkan tidak hanya memperluas jaringan bisnis, tetapi juga meningkatkan kesadaran para pemilik usaha untuk berinvestasi pada produk original yang terjamin kualitasnya.
Informasi lebih lanjut mengenai Freddo tersedia pada akun Instagram @freddocoolingspecialist maupun laman resmi www.freddo.id.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
