Digitalisasi memudahkan banyak pekerjaan. (Btech)
JawaPos.com - Digitalisasi adalah keniscayaan. Saat ini, di era yang terbuka, serba cepat dengan persaingan global yang sengit, hampir mustahil rasanya jika kita tidak terlibat masuk dalam peran digital.
Termasuk juga para pengusaha, di level terkecil pun, wajib melakukan digitalisasi. Bahkan, mengutip laman DJKB Kementerian Keuangan (Kemenkeu), pemerintah Indonesia secara aktif mendorong digitalisasi usaha kecil (UMKM).
Tujuannya jelas baik. Yakni untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan daya saing bisnis UMKM di era digital. Program ini mencakup berbagai aspek, mulai dari pengembangan infrastruktur digital hingga pelatihan dan pendanaan untuk UMKM.
Berbagai sektor terlibat. Lintas lembaga dan kementerian, mendorong usaha rintisan dan layanan-layanan lain di daerah terpencil untuk segera terlibat dalam tren digital.
Difasilitasi juga oleh swasta dan BUMN, Telkom Indonesia (TLKM) melalui Indibiz gencar memecut digitalisasi untuk membantu mempercepat transformasi digital pelaku bisnis kecil dan menengah.
Di berbagai momen, Telkom mengklaim selalu menghadirkan rangkaian program dan promo menarik yang dapat dimanfaatkan untuk pelaku bisnis di Indonesia.
Terbaru, Indibiz, ekosistem solusi digital untuk pelaku bisnis kembali memberikan kesempatan pelaku usaha kecil untuk memulai langkah digitalisasi dengan harga terjangkau hingga akhir Mei mendatang.
OVP Enterprise Marketing & Regional Management Telkom, Reni Yustiani di Jakarta menjelaskan, program tersebut disiapkan bertujuan untuk membantu pelaku usaha mempercepat transformasi bisnis yang dijalankan agar lebih adaptif dengan digital.
Semua pebisnis yang berlangganan pada periode tersebut, berkesempatan mendapat diskon biaya pasang baru hingga 70% untuk berlangganan paket High Speed Internet (HSI) Bisnis Basic kecepatan hingga 200 Mbps dan bundling digital tools OCA Blast Lite dan Wifi Managed Service.
"Selain itu, pebisnis yang berlangganan bulanan Wifi Managed Service dari Indibiz, juga berkesempatan mendapat potongan hingga 30%," kata Reni di Jakarta baru-baru ini.
Program tersebut berlaku untuk semua pelaku usaha di sektor bisnis yang sudah masuk dalam 11 series Indibiz. Mulai dari bisnis F&B, perhotelan, motel, guest house, lembaga pendidikan termasuk boarding school, koperasi, BPR, BPD.
Kemudian Logistik dan cargo hingga fasilitas kesehatan atau faskes di daerah terpencil juga menjadi target utamanya seperti puskesmas, klinik, praktek dokter, rumah sakit. PDAM. Pertanian, pengembangan properti, komplek bisnis. Manufaktur, perusahaan media dan web, digital agency, radio hingga warnet/game juga demikian.
“Kami berkomitmen membantu UKM memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi, memperluas jangkauan pasar, dan menciptakan inovasi baru," tandas Reni.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
