Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Juli 2018 | 22.30 WIB

Bangun Bandara Jember Rp 200 M, AP II Pakai Lahan PTPN XII dan Pemda

Bandara Jember - Image

Bandara Jember

JawaPos.com - Bandara Notohadinegoro Jember Jawa Timur akan segera dibangun, PT Angkasa Pura II (Persero) sedianya akan menggunakan lahan milik PTPN XII serta memanfaatkan Barang Milik Daerah Kabupaten Jember. Kedua belah pihak sudah menandatangani nota kesepahaman.


MoU ini merupakan langkah awal bagi seluruh pihak dalam bekerjasama guna meningkatkan rute, frekuensi, dan kualitas penerbangan di Bandara Notohadinegoro. Adapun tujuan pembangunan bandara untuk mendukung perekonomian, perdagangan dan pariwisata serta memperluas konektivitas udara bagi masyarakat Jember dan sekitarnya.


President Director PT Angkasa Pura II (Persero) AP II Muhammad Awaluddin mengatakan seluruh poin yang disepakati dalam MoU tersebut akan didetailkan lebih lanjut dalam Perjanjian Kerjasama (PKS), khususnya dalam aspek pengembangan seluruh infrastruktur bandara.


"Kami berencana akan melakukan investasi di Bandara Notohadinegoro dengan estimasi nilai sebesar Rp 200 miliar," kata Awaluddin dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (7/7).


Sejumlah rencana akan dilakukan di Bandara Notohadinegoro antara lain pengembangan landas pacu atau runway dari eksisting 1.645x30 meter menjadi 2.250x45 meter dan pengembangan terminal penumpang pesawat yang saat ini hanya seluas 618 meter persegi akan diperbesar menjadi 1800 meter persegi. Hal ini untuk mengakomodir penerbangan Boeing 737 series serta potensi untuk melayani sekitar 300.000 penumpang per tahun.


Rencana PT Angkasa Pura II (Persero) di Bandara Notohadinegoro Jember nantinya akan mendesain ulang bangunan terminal penumpang menjadi lebih modern dengan langkah awal yaitu menetapkan terminal basic design, lalu akan dikembangkan lagi dalam Detail Engineering Design (DED), bila telah rampung baru kemudian akan ditenderkan.


Dua Bandara didaerah Jawa Timur ini yaitu Bandara Notohadinegoro Jember dan Bandara Banyuwangi nanti akan dioperasikan dengan konsep Multi Airport System. Di mana, kedua bandara tersebut dapat saling membackup ketika terjadi sesuatu yg menyebabkan salah satu bandara tutup. Bandara Banyuwangi sendiri mengusung konsep Tourism Airport sedangkan Bandara Notohadinegoro Jember nantinya akan digunakan untuk penerbangan Haji dan Umroh.


Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin, Bupati Jember dr.Hj. Faida, MMR, dan Direktur Utama PTPN XII Berlino Mahendra Santosa yang disaksikan oleh Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso dan Direktur Holding PTPN M. Cholidi.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore