
Pertamina UMK Academy berupaya memperkuat sektor UMK Indonesia dengan pendekatan pembinaan intensif melalui one-on-one coaching di Rumah BUMN. (Pertamina)
JawaPos.com - Pertamina UMK Academy berupaya memperkuat sektor usaha mikro kecil (UMK) Indonesia dengan pendekatan pembinaan intensif melalui one-on-one coaching di Rumah BUMN Pekanbaru pada Rabu (30/10). Melalui program ini, pelaku UMKM didampingi mentor bisnis dapat berdiskusi secara personal guna memahami dan mengatasi tantangan yang dihadapi, baik di pemasaran, manajemen keuangan, dan pengembangan produk.
CEO Rumah BUMN Riau Dian Pratomo menilai, melalui program pembinaan yang komprehensif, UMK Academy bertujuan untuk membantu UMKM naik kelas dan meningkatkan kapasitas mereka untuk bersaing di pasar modern. Program ini menghadirkan beberapa segmentasi pembelajaran, disesuaikan dengan tahap perkembangan masing-masing UMKM.
"Dalam sesi ini, pelaku UMKM didampingi coach berkompeten untuk mengimplementasikan materi yang diberikan agar bisa langsung diterapkan dalam operasional bisnis," ujar Dian dikutip Kamis (31/10).
Lebih lanjut dia mengatakan, sebagai bentuk apresiasi, Pertamina memberikan dukungan pemodalan bagi UMKM yang berhasil mengaplikasikan materi dengan baik. Di sisi yang sama, CFO Rumah BUMN Riau Erwandi Yanto menyebutkan, sebanyak 32 UMKM binaan Rumah BUMN Riau telah berhasil mencapai level nasional yaitu dari 15 UMKM dari Pekanbaru, 10 dari Dumai dan 7 dari Meranti.
"UMKM ini menawarkan beragam produk, mulai dari olahan pangan, kriya, hingga produk dari komunitas lokal," sebutnya.
Melalui program ini, pihaknya berharap dapat memperluas eksposur UMKM dalam pendampingan dan pelatihan, serta mendukung mereka meningkatkan omzet dan daya saing di pasar. Coach Pertamina UMK Academy 2024 Magdalena Asmayasari menyebutkan, sesi one-on-one coaching ini memberi kesempatan bagi pelaku UMK untuk mengeksplorasi strategi yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha mereka.
Dengan diskusi mendalam, pelaku usaha mendapat panduan untuk mengidentifikasi kendala bisnis dan merumuskan solusi yang dapat diterapkan. "Pendekatan personal ini memungkinkan pelaku UMKM untuk menemukan inovasi dan meningkatkan daya saing produk mereka di pasar," sebutnya.
Salah satu UMKM yang mendapatkan pendampingan secara personal ini ialah PT Okra Nusantara Mandiri yang memproduksi kopi dari sayuran okra. Dalam kesempatan diskusi dengan mentor, pemilik usaha ini mendapatkan masukan agar produk yang dihasilkan kian lebih baik untuk dipasarkan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
