Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juni 2024 | 01.25 WIB

Soal Makanan Kedaluwarsa Dijual di Kereta, KAI Service Ungkap Masih Selidiki Penyebabnya

PT Reska Multi Usaha dikritik konsumen lantaran menyajikan makanan kadaluwarsa kepada penumpang kereta api. - Image

PT Reska Multi Usaha dikritik konsumen lantaran menyajikan makanan kadaluwarsa kepada penumpang kereta api.

JawaPos.com - PT Reska Multi Usaha atau KAI Services mengungkapkan masih menyelidiki penyebabnya di internal perusahaan terkait masih dijualnya makanan kedaluwarsa di kereta. Manajer Humas KAI Services Nyoman Suardhita, memastikan perihal keluar masuk makanan di kereta telah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat. Saat ditanya apakah ada kelalaian dari petugas, Nyoman enggan berspekulasi lebih awal.
 
"Sebenarnya, kita punya SOP yang ketat perihal keluar masuk makanan, dan itu sudah kita lakukan seperti biasa karena itu memang SOP yang memang harus dilaksanakan oleh setiap petugas. Ini kita masih mencari tahu kenapa bisa ada kelolosan, ini internal masih dalam proses pembahasan," ujar Nyoman Suardhita kepada JawaPos.com, Kamis (20/6).
 
Lebih lanjut, ia memastikan kejadian ini tidak akan kembali terulang dilain hari. Ke depan ia akan makin memperketat SOP mulai dari menaikan makanan ke kereta hingga mengeluarkannya untuk penumpang.
 
"Kita nggak mau kejadian ini terulang. Sekarang kita benar-benar lagi cari tahu sebenarnya ada apa sih. Ada something kah, secara internal kita masih cari tahu. Tapi secara SOP kita ketat, sangat ketat," lanjutnya.
 
Sebelumnya, netizen pemilik akun media sosial X, denonurul, yang membeli makanan siap saji berupa nasi sapi lada hitam kedaluwarsa. Hal itu bahkan baru diketahuinya, setelah selesai menyantap sekotak nasi yang biasa disajikan dalam kondisi hangat oleh petugas.
 
Penumpang kereta Lodaya ini mengatakan, tidak ada rasa yang aneh saat menyantapnya. Hanya saja setelahnya, ia merasa tak enak perut. Tak hanya itu, ia pun mengaku kesulitan untuk mengajukan komplain kepada petugas. Pasalnya, selama perjalanan itu, klaimnya jarang sekali petugas lewat di lorong gerbong yang ia tumpangi.
 
"Hi admin @KAI121, td siang saya beli makan via KAI Access, udh beres makan baru ke cek kalo expired date nya udh kelewat 10 hari Kalo soal rasa sih ngga ada yg aneh yaa, cuma lumayan aja setelahnya agak kerasa melilit ini perut Ga sempet jg komplain karna jarang petugas yg lewat," ujar akun tersebut, dikutip Kamis (20/6).
 
menyampaikan unggahan yang dibagikannya ini tak lain agar seluruh petugas di kereta bisa lebih peduli lagi terhadap makanan yang akan dihidangkan kepada penumpang. "Ga gimana-gimana sih, cuma tg diingatkan lagi crew nyaa supaya lebih aware," ujarnya.
 
Bahkan, usai dihubungi pihak KAI Service dirinya pun menganggap persoalannya ini telah selesai. Ia hanya berpesan agar kejadian yang menjadi evaluasi bagi perusahaan pelat merah bisa ditindak lanjuti dengan serius.
 
"Guys udah beres yaa urusannya, terimakasih atas responnya railmin @KAI121 Semoga bahan evaluasi ini bisa diseriusi yaa, ralat juga belum 10 hari tapi menjelang 10 hari," tutupnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore