Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Mei 2024 | 19.44 WIB

Salah Satu Pemicunya Proyek IKN, Laba Bersih BSBK Melesat 352,38 Persen Capai Rp 17,1 Miliar

ILUSTRASI Apartemen.

JawaPos.com - PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), memulai tahun ini dengan kinerja yang memuaskan. Pada kuartal-I 2024, perseroan mencatatkan penjualan dan pendapatan usaha sebesar Rp 82,5 miliar mengalami peningkatan sebesar 6,78 persen dibandingkan dengan periode yang sama 2023 yang sebesar Rp 77,2 miliar.

"Peningkatan ini disebabkan oleh kenaikan pada segmen pendapatan usaha sebesar 19,71 persen, yang merupakan dampak dari naiknya occupancy rate Mal E-Walk dan Mal Pentacity," ujar Direktur BSBK, Daniel Wirawan dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5).

Sebagai informasi, emiten yang berlokasi di Balikpapan, provinsi Kalimantan Timur ini, mengelola kawasan komersial terpadu (Balikpapan Superblock) dengan berbagai fasilitas. Perseroan memiliki pusat perbelanjaan yang disewakan yang bernama Mal E-Walk dan Mal Pentacity Shopping Venue, serta melakukan penjualan unit apartemen dan condotel.

Pada segmen penjualan, perseroan berhasil mencatatkan peningkatan yang signifikan atas penjualan apartemen sebesar 83,38 persen dibandingkan dengan periode tahun 2023. Hal ini dikarenakan aktivitas perekonomian maupun daya beli yang meningkat karena pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Daniel mengatakan, seiring dengan meningkatnya penjualan dan pendapatan sewa perseroan, Laba Usaha Perseroan juga mengalami peningkatan pada kuartal-I 2024, dimana tercatat sebesar Rp 33,4 miliar atau meningkat 51,98 persen dibandingkan dengan kuartal-I 2023 yang hanya sebesar Rp 22 miliar.

Alhasil dari sisi bottom line, perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 17,1 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 352,38 persen dibandingkan dengan kuartal-I 2023. Peningkatan tersebut dikarenakan karena efisiensi beban pokok pendapatan dan beban keuangan yang dilakukan oleh perseroan.

Dari sisi neraca, perseroan mencatatkan total aset pada kuartal-I 2024 sebesar Rp 2,501 triliun, tidak terdapat perubahan yang signifikan dibandingkan dengan total aset pada kuartal-I 2023 yaitu sebesar Rp 2,523 triliun.

Di sisi lain, perseroan mampu menurunkan total utang pada kuartal-I 2024 yaitu menjadi sebesar Rp 798 miliar dari sebelumnya sebesar Rp 873 miliar. Sementara, untuk total ekuitas perseroan mengalami peningkatan yaitu dari Rp 1,650 triliun menjadi Rp 1,703 triliun, yang disebabkan oleh peningkatan saldo laba perseroan pada kuartal-I 2024.

Okupansi Meningkat

Pada awal tahun 2024, perseroan telah menyelesaikan tambahan kamar di Pentacity Hotel Balikpapan sebanyak 17 kamar. Sampai saat ini yang sudah beroperasi sejumlah 186 kamar dan sedang membangun kamar tipe suite room sebanyak 16 kamar.

Sehingga total kamar yang akan beroperasi pada tahun 2024 adalah 202 kamar. Secara keseluruhan total kamar Hotel yang berintegrasi dengan PT Wulandari Bangun Laksana Tbk adalah 808 kamar yang terdiri dari 215 kamar Jatra Hotel, 202 kamar Pentacity hotel, 346 kamar Astara Hotel, dan 45 Kamar J-icon.

Perseroan juga berhasil meningkatkan okupansi Mal Pentacity dan Mal Ewalk, dimana pada kuartal-I 2024, okupansi Mal E-Walk mengalami peningkatan menjadi 97,08 persen dibandingkan dengan kuartal-I 2023 yang hanya sebesar 95,51 persen. Sedangkan Occupancy Mal Pentacity mengalami peningkatan menjadi 85,99 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya yang hanya sebesar 81,45 persen. Total luasan leasable Mal E-Walk 28.066,57 meter persegi, dan total luasan leasable Mal Pentacity 40.943,44 meter persegi.

Pada tahun 2024 ini, perseroan juga berencana untuk untuk melakukan pre/launching Apartemen Sapphire dengan ketinggian 13 lantai dan total luasan gedung (gross) 18.921,17 m2. Apartemen ini memiliki total jumlah 212 unit yang terdiri dari 101 unit tipe 1 kamar, 81 unit tipe 2 kamar, 24 unit tipe 3 kamar, dan enam unit tipe penthouse.

Fasilitas dalam apartemen ini antara lain gym, swimming pool, meeting room, dan yoga room. Unit apartemen tersebut dalam kondisi semi-furnished. Perseroan mengharapkan dapat memperoleh penjualan total sebesar Rp 500 miliar dari proyek tersebut di atas.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore