
Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli
Soal Pajak Impor, Rizal Ramli: Menkeu Nggak Berani Sama Yang Gede-Gede
JawaPos.com - Indonesia memutuskan hanya akan menghambat impor barang konsumsi melalui instrumen kenaikan Pajak Penghasilan (PPh) untuk barang-barang impor. PPh impor yang dimaksud adalah PPh Pasal 22 yang dikenakan ke badan usaha yang antara lain melakukan kegiatan impor.
Pengamat ekonomi Rizal Ramli mengkritik keras kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani itu. Menurutnya, langkah tersebut tidak akan memberi pengaruh terhadap neraca transaksi berjalan.
"Kami anggapnya ini ecek-ecek. Karena yang kena naik pajak ya lipstik, bedak baju, parfum, tasbih dan sebagainya. Karena tidak impor dari 1.147 komoditi itu (kontribusinya) hanya USD 5 miliar doang. Nggak cukup dengan CAD. Karena menteri ekonominya enggak berani sama yang gede-gede. 1.147 itu pelakunya siapa sih? pedagang menengah kecil," ujarnya di DPR, Jakarta, Rabu (3/10).
Menurutnya, seharusnya kenaikan pajak itu dilakukan untuk komoditi yang pelaku usahanya besar, seperti impor baja dari Tiongkok yang punya kontribusi USD 10 miliar.
"Karena Tiongkok dumping jual baja murah ke Indonesia itu sebabkan Krakatau Steel merugi, pabrik baja di Surabaya merugi. Berani dong hadapi ini kenakan produk China tarif 25-30 persen, Amerika Serikat aja berani," tuturnya.
Oleh karena itu, dia menilai pemerintah lambat mengambil kebijakan sejak dua tahun silam. Hal itu mengakibatkan tren negatif perekonomian yang terjadi saat ini disebabkan oleh keterlambatan tersebut.
"Kami mohon maaf sejak dua tahun lalu pemerintah Indonesia selalu terlambat ambil langkah yang diperlukan sehingga ekonomi makro dua tahun terakhir meningkat tapi hasilnya ekonominya stagnan di 5 persen. Buktinya kondisi udah gini dirumuskan pemerintah akan tingkatkan pajak 1.147 komoditas," tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
