Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Maret 2022 | 04.48 WIB

Gimni Usul Minyak Goreng Pakai Skema Subsidi Langsung Seperti Malaysia

Stok minyak goreng melimpah dengan harga mahal di salah satu supermarket di Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com - Image

Stok minyak goreng melimpah dengan harga mahal di salah satu supermarket di Surabaya. Rafika Yahya/JawaPos.com

JawaPos.com - Dalam beberapa bulan terakhir, ketersediaan dan harga minyak goreng menjadi polemik di tengah masyarakat. Sejumlah pihak beranggapan bahwa ini disebabkan oleh distribusi yang carut marut.

Direktur Eksekutif Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (Gimni) Sahat Sinaga pun merekomendasikan kepada pemerintah untuk menyalurkan subsidi minyak goreng langsung kepada masyarakat. Tidak melalui distributor atau agen.

Salah satu negara yang menggunakan sistem itu adalah Malaysia. Alhasil, harga minyak goreng pun dapat lebih stabil dan subsidi berjalan lancar tanpa kendala seperti Indonesia.

"Harga minyak goreng (Malaysia) itu RM 41 untuk 5 kg. Tapi masyarakat sana bisa beli RM 30 karena pemerintah menetapkan harga untuk konsumen RM 30," jelas dia dalam Market Review IDX Channel, Kamis (24/3).

Ketentuan harga tersebut juga mendapatkan komitmen dari seluruh gerai ritel dan pasar. Jadi, meskipun harga yang tertera sebesar RM 41, yang dibayarkan oleh konsumen tetap RM 30.

"Selisihnya itu pedagang itu mengkreditkannya ke pemerintah, selesai," tutup dia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore