Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 30 Oktober 2023 | 03.02 WIB

BLDF Edukasi Milenial Peduli Lingkungan Lewat Film, 'Pusaka' jadi Debut Perdana Ucup Klaten

Peluncuran serial web - Image

Peluncuran serial web

JawaPos.com - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) melalui gerakan berbasis digital Siap Sadar Lingkungan (Siap Darling) kembali memproduksi serial web keempat berjudul 'Pusaka' yang mengambil latar keindahan alam dan warisan sejarah Indonesia. Serial web terbaru ini diharapkan mampu menarik penonton seperti ketiga serial web sebelumnya, yakni 'Prince Darling', 'Jumpa', dan 'Healing Trip' yang berhasil ditonton 12,5 juta kali di platform YouTube.

Director Communications Djarum Foundation, Mutiara Diah Asmara menuturkan, diproduksinya serial web ini menjadi bukti konsistensi Siap Darling dalam menyampaikan hal positif, inspiratif, serta kolaboratif dalam hal pelestarian lingkungan. Diah menerangkan, Siap Darling sebagai gerakan dan kanal komunikasi berbasis digital berupaya mengolah isu lingkungan dengan membawa tema persahabatan, petualangan, dan imajinasi melalui serial web ini.

"Salah satunya kegiatan penanaman yang pernah dilakukan pada tahun 2019 di Kawasan Candi Prambanan, menjadi latar belakang lokasi di dalam serial web 'Pusaka' ini. Kami berharap semakin banyak generasi muda yang sadar bahwa kegiatan kesadaran lingkungan, seperti menanam pohon, kelestarian alam, dan warisan sejarah adalah Pusaka bagi generasi mendatang," katanya dalam peluncuran serial web 'Pusaka', yang digelar di kawasan Candi Sewu, Daerah Istimewa Jogjakarta, Rabu (25/10).

Hadir dalam kegiatan peluncuran, Kasubag Umum Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X Provinsi DIY dan Jawa Tengah, Septina Wardhani menyampaikan pidato sambutan Kepala BPK Wilayah X.

"Candi, seperti Kawasan Candi Prambanan yang jadi latar serial web 'Pusaka' tidak dapat dipisahkan dari lingkungan sekitarnya. Maka dari itu, BPK Wilayah X selalu berupaya melakukan pelestarian candi dan lingkungan dengan berkolaborasi bersama instansi lain, termasuk BLDF. Bila kita abai terhadap pelestarian lingkungan, tentunya kita tidak akan dapat mewariskan pusaka ini ke generasi selanjutnya," tuturnya.

Sementara itu secara virtual Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nunu Anugrah turut memberikan apresiasi dalam peluncuran serial web ini. "Saya menyampaikan apresiasi serta mengucapkan selamat dan sukses atas peluncuran 'Pusaka' oleh BLDF bersama gerakan berbasis media digital Siap Darling," katanya.

Nunu menjelaskan, saat ini, dunia tengah menghadapi triple planetary crisis. Yaitu, perubahan iklim, pencemaran udara, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

Ketiganya saling terkait dan sangat mendesak untuk diatasi. Dalam situasi krisis seperti ini, lanjut Nunu, tidak ada pilihan lain kecuali mengedepankan paradigma bekerja sama dan berkolaborasi.

"Keterlibatan aktif generasi muda dalam aksi lingkungan dapat menjadi modal dasar mendorong pertumbuhan ekonomi hijau yang ramah lingkungan," ujarnya.

Debut Perdana Ucup Klaten

Pusaka menceritakan tiga orang sahabat, yaitu Getuk (Ucup Klaten), Risa (Audya Ananta), dan Bima (Rezky Mickey), yang mencari jawaban atas kegelisahan hidup mereka. Ketiganya mendapat pesan misterius yang harus dipecahkan, sehingga mendorong mereka untuk bersama terlibat dalam perjalanan yang mengesankan.

Dalam misi mencari pusaka yang harus ditemukan, ketiganya menemukan pelajaran berharga yang mengubah pandangan mereka tentang kecintaan terhadap alam. Adnan Djani selaku penulis naskah serial web 'Pusaka' menuturkan, serial ini terinspirasi dari tiga bentuk hubungan manusia. Yaitu, hubungan manusia dengan alam, hubungan manusia dengan manusia lainnya, dan hubungan manusia dengan spiritualitas jiwanya.

"Dari situ kepikiran bagaimana jika ketiga itu bersatu menjadi keseimbangan," ujar Adnan.

Dipilihnya platform serial web lantaran mempertimbangkan taget kampanye BLDF. Adnan optimistis kampanye kesadaran lingkungan lewat film lebih efektif menyasar generasi muda. Dia pun berharap, kegiatan BLDF ini akan diikuti oleh para pegiat konten kreatif lainnya.

"Sekarang orang digital heavy. Jadi, kita mau bikin entertainment yang educating, agar kesadaran menjaga lingkungan tumbuh. Kuncine ono ning manungsa, ono ning alam, ono ning sukma," terang Adnan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore