Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Desember 2017 | 14.20 WIB

Pemerintah Ada Kesempatan Ambil 51 Persen Saham Freeport, Ini Caranya

Freeport - Image

Freeport

JawaPos.com - Saat ini, pemerintah masih terus melakukan negosiasi terkait divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia. Namun, Freeport belum menyepakati harga saham yang akan dibeli pemerintah.


Pemerintah pun mencari cara lain untuk mengambil saham Freeport. Yaitu, melalui akuisisi saham Rio Tinto, perusahaan tambang Australia. Saat ini, Rio Tinto memiliki sama sebesar 40 persen di Freeport.


Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Fahmy Radhi mengatakan, langkah pemerintah untuk membeli saham Rio Tinto sudah tepat.


Fahmy mengungkapkan, pemerintah tinggal meminta Bank Indonesia (BI) untuk melakukan negosiasi dengan Rio Tinto soal harga hak partisipasi. Jika Freeport setuju, ini bisa jadi terobosan yang mempercepat masalah divestasi saham tersebut.


"Dari dokumen yang saya miliki, hak partisipasi 40 persen itu bisa dikonversi menjadi saham setelah tahun 2022. Nah, kalau konversi tadi benar, maka seluruhnya saham yang akan dibeli ESDM akan lebih mudah," katanya saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (29/12).


Dia menambahkan, pembelian hak partisipasi dalam proses divestasi ini sangat tepat. Bahkan, Indonesia akan memperoleh harga yang lebih murah dibandingkan dengan membeli saham.


"Kenapa? Karena pada saat ini masih dalam status hak partisipasi, belum sebagai saham itu," ungkapnya.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore