
ilustrasi helikopter
JawaPos.com - Perusahaan jasa penyewaan helikopter, PT Jaya Trishindo Tbk berencana menawarkan transportasi helikopter untuk masyarakat umum tahun ini. Alasannya, pasar Indonesia untuk kebutuhan transportasi helikopter cukup luas dan sangat potensial.
Direktur Utama Jaya Trishindo Edwin Widjaja mengatakan, jika dibandingkan dengan negara-negara berkembang hingga negara maju, untuk transportasi udara seperti helikopter, Indonesia masih jauh tertinggal.
"Pasar masih luas. Heli dan luas wilayah penetrasinya kecil. Seperti di Brasil 150 unit heli digunakan untuk transportasi. Sudah biasa Berpergian dan bukan barang mewah," ujarnya saat ditemui di Kebon Jeruk Jakarta Barat, Rabu (28/2).
Edwin mengungkapkan, penyewaan jasa helikopter nantinya akan dipasarkan secara online. Mengingat, masyarakat saat ini sudah sangat bergantung dengan kemudahan teknologi digital.
Dalam hal ini, pihaknya menawarkan helikopter selain untuk kebutuhan korporasi, juga dapat untuk kebutuhan para pebisnis dan rekreasi.
"Kita kejar ketertinggalan ini untuk menghemat waktu untuk kalangan bisnis dan rekreasi. Kita akan bikin paket kecil seperti 10 menit Rp 2-3 juta sudah merasakan terbang dengan heli. Satu heli kita bisa tampung hingga 5 penumpang," jelasnya.
Edwin mencontohkan, saat ini pihaknya telah bekerjasama dengan beberapa perusahaan tambang untuk transportasi ke area penambangan. Namun, pihaknya membuka tawaran charter helikopter untuk umum dengan segala kebutuhan.
"Seperti dilakukan sekarang dengan Jababeka karena trafik padat 3-4 jam dengan mobil pakai heli 15 menit. Dari Jakarta ke Cikarang. Untuk bisnis sangat efisien dan terbantu. Sekarang ini kebanyakan heli di harga karena harus mencarter berapa jam. Kita blok-blokan per 15 menit. Indonesia masih ketunggalan tapi peluang bagus," tuturnya.
Edwin menambahkan, dalam bisnis transportasi ini, pihkanya tidak melupakan segi resiko keselamatan. Pihaknya bekerjasama dengan Singapura untuk training para pilotnya.
"Persaingan sedikit unit tipe heli Kita seperti kijangnya jadi apa saja oke. Angkut batang, penumpang dll. Engga hanya untuk VIP. Resiko utama keselamatan. Bisnis penerbangan keselamatan diutamakan kita kerjasama air bus heli. Di training pilot di Singapura," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
