Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Maret 2018 | 04.55 WIB

Cerita Gajah Berbelalai Buntung Diserang Tawon Saat Cari Makan

Erin saat diangon Sukowiyono di padang savana Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur. - Image

Erin saat diangon Sukowiyono di padang savana Taman Nasional Way Kambas Lampung Timur.

JawaPos.com - Gajah betina liar berumur kurang lebih empat tahun bernama Erin harus hidup dengan belalai buntung. Banyak cerita di balik kondisi Erin yang diduga terkena kawat para pemburu tersebut.


Pernah suatu hari pada tanggal 28 Januari 2018 Erin digembalakan agak jauh dari kawasan Balai Konservasi Taman Nasional Way Kambas. Tapi malang bagi Erin, saat sedang mencari makan tidak sengaja menginjak sarang tawon. Praktis saat itu kawanan lebah menyerang seluruh tubuhnya.


Sukowi yang pada saat siang itu mengecek Erin kaget bukan main melihat kondisi Erin. Hampir seluruh tubuh Erin bengkak karena sengatan tawon. Sukowi bahkan mengaku juga sempat disengat oleh tawon saat menyelamatkan Erin.


“Kalau itu yang tersengat manusia sudah lewat (mati) mungkin Mas,” katanya.


“Semuanya bengkak Mas waktu itu. Mata, kuping, badan, kaki. Ekornyapun juga ikutan disengat,” jelasnya.


Setelah diselematkan dari sengatan tawon Erin kemudian dibawa ke Rumah Sakit Gajah. Ia sempat diberikan infus beberapa kali lantaran kondisinya lemas.


Sekarang kondisi Erin sudah membaik. Meski bekas sengatan lebah masih terlihat di beberapa bagian. Namun, menurut Sukowi lukanya sudah kering. “Ini setiap hari kita obtain mas. Dikasih salep sama obat merah,” katanya saat mengobati Erin.


Seperti diberitakan, gajah betina liar berumur kurang lebih empat tahun, Erin harus hidup dengan belalai buntung. Kondisi tersebut dialami Erin setelah belalainya diduga terkena kawat yang dipasang oleh pemburu. Erin diselamatkan oleh Tim Elephant Respon Unit (ERU) pada Juni 2016.


Dengan belalai terpotong tersebut kehidupan Erin sebagai gajah liar sangat memprihatinkan. Erin kerap terpantau ditinggal induk dan kelompok gajah lainnya. Melihat kondisi itu, tim ERU mencoba mengevakuasi Erin.


Meski dengan kondisi yang lemah evakuasi Erin terbilang cukup sulit. Hal tersebut lantaran gajah liar itu kerap berlari dan berhasil bergabung dengan kelompok gajah liar lain.


Meski demikian, Tim ERU Balai Konservasi Taman Nasional Way Kambas terus melakukan pemantauan. Sampai akhirnya Erin ditemukan sendirian dalam keadaan lemas di pinggiran rawa.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore