Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Juni 2023 | 06.26 WIB

Pemprov Jabar Minta Semua Daerah Fokus Tangani Kasus Stunting

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (tengah). - Image

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (tengah).

JawaPos.com–Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat meminta semua daerah di kawasan tersebut untuk fokus dalam menangani kasus tengkes atau stunting. Hal itu untuk menyiapkan generasi penerus yang sehat mampu bersaing global dengan bangsa-bangsa lain.

Salah satunya diupayakan dengan semua elemen termasuk perusahaan swasta dan BUMN melalui program CSR.

”Kami meminta semua dinas di daerah bersama-sama turut serta fokus menangani stunting. Termasuk di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan),” kata Wakil Gubernur Jawa Barat UU Ruzhanul Ulum di Cirebon, saat Monitoring dan Evaluasi Aksi Stunting bersama Pemda se-wilayah Cirebon, Selasa (13/6).

Menurut Uu, dengan semua elemen harus berpartisipasi aktif dalam menekan kasus stunting, target Jabar zero stunting akan lebih mudah tercapai. Penanganan stunting merupakan tugas bersama semua stakeholder.

”Semua pemangku kepentingan berperan sesuai bidang masing-masing. Mulai dari mengatasi masalah kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan lainnya,” papar UU.

Di setiap daerah di Jawa Barat, telah dibentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). Tim itu merupakan kolaborasi pemerintah, akademisi, bahkan dari pihak swasta.

”Kami sebagai pemangku kebijakan juga harus fokus menyiapkan generasi masa depan menjadi orang hebat dan mampu bersaing di masa depan,” ujar Uu.

Dia menambahkan, kasus stunting harus segera diselesaikan, sehingga Monitoring dan Evaluasi Aksi Stunting dimaksudkan untuk mengingatkan seluruh elemen dalam memberantas stunting. Wagub mendorong seluruh TPPS di wilayah Cirebon melakukan tindak lanjuti hingga ke kecamatan dan desa/kelurahan guna mengingatkan masyarakat mengenai bahaya stunting.

”Ini tugas bersama. Jangan sampai tidak ada tindak lanjut. Ini butuh kolaborasi dari pusat, pemprov, kabupaten/kota dan dukungan perusahaan melalui CSR. Kita ingin stunting diberantas hingga zero case,” ucap Uu.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Jabar Lendra Sofyan mengatakan, monitoring tersebut merupakan amanat presiden terkait percepatan penanganan stunting. Dalam pelaksanaannya dibutuhkan peran perusahaan baik BUMN maupun swasta lewat CSR.

”Diharapkan nanti ada komitmen bersama untuk tindak lanjut percepatan stunting di Jabar. Ada rencana tindak lanjut untuk aksi nyata menuju Jabar zero stunting,” papar Lendra Sofyan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore