
Proses evakuasi sopir truk yang terjepit kabin.
JawaPos.com - Penyidik Satuan Lalu Lintas Polrestabes Semarang belum menetapkan sopir truk, Sugiono, 48, sebagai tersangka meski yang bersangkutan telah menewaskan dua pengguna jalan di Jalan Abdulrahman Saleh, Semarang Barat, Rabu (10/1) kemarin
Kasat Lantas Polrestabes Semarang AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, bahwa sopir asal Kanigaran, Probolinggo, Jawa Timur itu, masih dalam pemeriksaan.
Pihaknya mengaku masih membutuhkan bukti yang cukup untuk menetapkan seseorang, dalam hal ini adalah Sugiono, sebagai tersangka.
Ditambah lagi, menurutnya kecelakaan yang terjadi di turunan depan SMPN 19 Semarang tersebut diduga terjadi karena truk mengalami kelebihan muatan.
"Tidak langsung kami tentukan siapa tersangkanya. Saya sudah memerintahkan, kalau kecelakaan yang melibatkan angkutan barang akan selalu diukur berat baik volume maupun dimensi di lapangan," ujarnya ketika ditemui di kantornya, Kamis (11/1).
Selanjutnya, Yuswanto mengaku akan meminta penyidik menanyakan kepada yang bersangkutan, apakah dirinya mengetahui truk yang dikemudikannya kelebihan muatan atau tidak.
"Kalau itu memang perintah, dari siapa? Nanti yang memberikan perintah itu akan kami periksa. Dari situ nanti baru bisa mengarah siapa yang salah dan harus bertanggung jawab atas kejadian ini," jelasnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga sudah memerintahkan jajarannya untuk melaksanakan pemetaan di sekitar lokasi kejadian. Yakni, dengan mengukur berapa panjang jalan turunan, sudut elevasi, serta lebar jalan termasuk jarak lokasi dari pusat keramaian.
"Itu akan kami jadikan dasar untuk disampaikan kepada Kadishub dan PU (Dinas Pekerjaan Umum) melalui forum lalu lintas," ungkapnya.
Menurutnya, forum lalu lintas tersebut menjadi penting guna mempertegas aturan penggunaan jalan, dimana sebenarnya jalur tersebut merupakan jalur larangan kendaraan berat untuk melintas.
"Kami juga akan meminta pihak Dinas Perhu bungan setempat untuk melengkapi infrastruktur seperti papan rambu larangan melintas maupun marka kejut supaya kecelakaan bisa ditekan di lokasi itu," tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
