
Ilustrasi Mayat
JawaPos.com - Kasus minuman keras oplosan kembali terjadi. Kemarin (7/1), delapan warga di Jawa Barat meregang nyawa secara bergiliran gara-gara minuman haram tersebut.
Dilansir RMOl Jabar (Jawa Pos Grup), kedelapannya tercatat sebagai buruh Pabrik Celup di Desa Laksanamekar, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Mereka menghelat pesta miras pada Jumat (5/1) di areal pabrik.
Miras yang mereka tenggak diketahui dicampur dengan cairan kimia pabrik.
"Ada dua orang yang selamat. Sekarang masih dirawat intensif. Mereka atas nama DAN (20) dan SH (20), warga Desa Cimerang Padalarang" ujar Kapolres Cimahi, AKBP Rusdi Pranama Suryanagara ketika dikonfirmasi.
Rusdi menegaskan, para korban diketahui mencampur alkohol murni dengan cairan pembersih kain, mesin, dan serbuk suplemen.
Dari hasil penyelidikan, miras diracik sendiri oleh salah seorang korban meninggal dunia terdiri atas cairan alkohol, Na2S203 (hydro), H202 (peroksida), NaCLO (bayclin), dan NaOH (sabun yang biasa digunakan untuk membersihkan mesin kemudian dicampur dengan serbuk suplemen.
"Cairan itu didapat dari bahan baku yang ada di pabrik," tambah dia.
Delapan orang tewas yakni W alias Wakwaw (19) dan A (19) meninggal Sabtu (6/1), sementara AI (20), MY (19), MA (21), WW alias Carli (18), YD (20), dan UW (19) tewas pada Minggu (7/1).
Mereka sebelumnya mendapat perawatan intensif setelah mengeluh sakit di bagian dada.
Nico menambahkan, dari hasil penelusuran polisi, pesta miras oplosan dilakukan 10 orang buruh pabrik tersebut sesaat sebelum masuk jam kerja Jumat malam.
Minuman racikan itu kemudian diminum secara bersama-sama di warung pinggir pabrik celup.
Mereka lantas melanjutkannya di dalam pabrik ketika bekerja shif malam.
"Keesokan harinya, berangsur satu persatu dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya nyawa mereka tak tertolong," tutup dia.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
