
LANGKA: Harley Davidson seri JD 1923
JawaPos.com - Meski sudah berusia tua, namun tampilan motor Harley Davidson tetaplah gagah dan garang. Selain lambang gengsi dan macho, memiliki kuda besi made in USA ini merupakan kebanggaan tersendiri.
Dalam rangka pemecahan rekor MURI, Sabtu (21/7), ratusan motor Harley Davidson keluaran 1903 hingga 1984 berkumpul di kompleks Candi Prambanan.
Mereka sengaja melakukan konvoi menuju ke wisata Tebing Breksi di Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) guna memecahkan rekor MURI tersebut.
Meski terbilang uzur, namun jangan salah, rata-rata mesin Harley Davidson tersebut masih tokcer. Untuk merawatnya tentu ada kiat-kiat tersendiri. Terlebih mempertahakan orisinalitas.
"Paling sulit merawatnya itu mencari part-nya (onderdil). Dulu itu harus kanibal mengambil dari kendaraan lain," kata Saulus Lacaden, Koordinator Vintage Harley Davidson Enthusiast of Indonesia, saat ditemui di kompleks Candi Prambanan, Sabtu (21/7).
Beruntung sekarang ada e-bay, yang memudahkan para pemilik kendaraan HD lawas dalam mencari onderdilnya. Selain pentingnya pergantian part yang sesuai, dalam merawat motor besar ini juga seperti kendaraan-kendaraan pada umumnya.
"Perawatannya biasa, yang penting oli dan aki. Kemudian rutin dipanaskan, sebulan sekali dipakai muter rumah," kata pria yang juga sebagai Ketua Dewan Kehormatan Klub Harley Bandung, Jawa Barat ini.
Selain perawatan, yang harus diperhatikan pula yaitu pelestariannya. Berangsur waktu, motor tua ini semakin berkurang karena peminatnya yang tinggi di luar negeri. Iming-iming harga mahal membuat para pemilik menjualnya.
Dalam upaya pelestarian ini, wadah ataupun komunitas pun berinisiatif menggelar event-event. Seperti yang dilakukan di Candi Prambanan, selama 2 hari. Yaitu pada Jumat (20/7) hingga Sabtu (21/7). Diikuti oleh ratusan bikers dari penjuru tanah air. "
Pesertanya bahkan diluar dugaan, karena yang belum terdaftar pun ada. Ini membuktikan antusiasnya sangat tinggi," kata Saulus.
Diantara ratusan motor Harley itu pun, ada beberapa yang terlihat mencolok. Dari sisi keunikannya. Seperti Harley Davidson seri JD 1923 yang diproduksi saat masa perang dunia pertama. Harley ini berpenampilan garang dengan side car di sisinya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
