Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Agustus 2018 | 04.57 WIB

Musisi Asing Bawakan Lagu Batak di Samosir Music International

Konferensi Pers Samosir Music International 2018 di Kafe Potret, Senin (20/8). - Image

Konferensi Pers Samosir Music International 2018 di Kafe Potret, Senin (20/8).

JawaPos.com - Panggung Samosir Music International (SMI) akan diramaikan oleh musisi-musisi dari luar Indonesia. Yang unik dari even musik ini, para musisi asing itu, akan membawakan lagu-lagu khas Batak Toba. Event ini sendiri akan digelar di kawasan Tuk-tuk Siadong, Sabtu (25/8) mendatang.


Project Manager SMI, Henri Manik mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan segala keperluan teknis, mulai dari venue hingga para artis. Sejumlah artis yang akan datang antara lain, Herman Delago asal Austria, Nadine Beiler dan puluhan artis dari luar negeri dan dalam negeri.


"Untuk gladinya kemarin kita sudah bikin event di Kota Medan," kata Henry saat menggelar konferensi pers di Kafe Potret, Jalan Wahid Hasyim Kota Medan, Senin (20/8).


Nantinya, para musisi itu akan membawakan lagu-lagu Batak yang diaransemen ulang ke dalam berbagai genre musik. Ini adalah kali ke empat SMI yang digelar di Samosir. Sejak awal, SMI diinisiasi oleh Herman Delago dan Henry Manik yang kini berdomisili di Belanda.


Pada event itu, Viky Sianipar juga akan ikut ambil bagian. Laki-laki berdara Batak itu tentunya sudah sangat dikenal dengan arrangement musiknya yang jenius dan sangat concern terhadap pengembangan musik lagu Batak. Ia akan tampil bersama Bandnya serta Alsant Nababan sebagai Vokalisnya. Ditambah Louis Sitanggang yang merupakan vokalis dari Deredia akan turut meramaikan event ini.


Jajabi Band juga menjadi artis lokal yang akan manggung di SMI. Setiap tahunnya, Jajabi selalu ambil bagian di event ini. Persiapan SMI sudah terbilang rampung. Hanya saja, mereka masih terus mencari dukungan ke banyak pihak. Mengingat masih minimnya pendanaan yang bisa dikelola.


Besar harapan, event ini bisa mendapat perhatian yang lebih serius terutama dari pemerintah Propinsi dan Pusat. Agar nantinya event ini bisa tetap digelar dan bisa semakin dikembangkan. Karena event ini sudah tiga kali membuktikan keberhasilannya untuk mendatangkan pengunjung ke Samosir dengan jumlah yang sangat banyak.


Henry menjelaskan, SMI digelar untuk meningkatkan geliat pariwisata ke Danau Toba. Khususnya untuk wisatawan mancanegara. Henry ingin kampung halamannya semakin di kenal di kancah mancanegara.


"Saya sudah 14 tahun di Belanda. Ini adalah event yang sangat tidak ternilai. Karena para musisi luar negeri sudah mau membawakan lagu-lagu batak dengan fasih," ungkapnya.


Kegiatan ini pun mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Samosir. Bupati Samosir, Rapidin Simbolon berharap event SMI bisa mendongkrak pariwisata Danau Toba, khususnya ke Samosir.


"Kita pasti mendukung. Ini bagian dari kalender event di Samosir Fiesta. Harapannya bisa meningkatkan pariwisata di negeri kepingan surga Samosir," ungkap Rapidin.


Senada dengan Rapidin, Direktur Utama Badan Pelaksana Badan Otorita Danau Toba (BPODT), Arie Prasetyo mengatakan, event-event yang sering dilakukan di kawasan Danau Toba membuat mereka semakin optimis dengan target 10 ribu wisatawan hingga pertengahan september.


"Ayo datang ke Danau Toba, banyak even menarik di sana. Yang pasti masih berkaitan dengan kebudayaan Batak yang sangat bagus. Dukungan penuh kami berikan untuk kemajuan pariwisata Samosir khususnya Danau Toba, sehingga target kunjungan wisatawan mancanegara meningkat di tahun ini. Kami mengharapkan dukungan dan peran aktif dari semua pihak yang terlibat khususnya rekan-rekan media," tandasnya.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore