
Kawasan pabrik Semen Padang
JawaPos.com - Masyarakat Minangkabau di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menolak PT Semen Padang (PT SP) dijadikan sebagai bagian unit usaha PT Semen Indonesia. Pasalnya lahan tanah yang ditempati Semen Padang itu adalah milik kaum adat Lubukkilangan.
Mereka mengklaim tanah itu diserahkan dulu oleh para leluhur untuk PT Semen Padang, bukan untuk PT Semen Indonesia. Aksi penolakan masyarakat dan niniak mamak Lubukkilangan itu dilakukan dengan sejumlah spanduk di gerbang pabrik Semen Padang, Selasa (2/1). Spanduk tersebut disertai dengan berbagai tulisan.
“HARGA MATI...!!! Pisahkan PT Semen Padang dari PT Semen Indonesia”. Kemudian, “PT Semen Indonesia Jangan Lecehkan Ninik Mamak Kami...!!! Spanduk lainnya bertuliskan “Tanah Ulayat Nagari Lubuk Kilangan Tidak Pernah Diserahkan Kepada PT Semen Indonesia”.
Dikutip dari Padang Ekspres (Jawa Pos Group), masyarakat Nagari Lubukkilangan yang terdiri atas tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadik pandai, dan tokoh pemuda membuat tuntutan yang dialamatkan kepada Menteri BUMN Rini Soemarno dan manajemen PT Semen Indonesia.
Isi tuntutan yang sudah disepakati itu di antaranya PT Semen Padang harus dipisahkan dari PT Semen Indonesia. Sebab BUMN itu telah mengerdilkan masyarakat Minang. PT Semen Indonesia dinilai telah banyak melanggar poin-poin perjanjian.
Selanjutnya, masyarakat juga minta kembali hak-hak dan asetnya karena itu merupakan milik masyarakat Minang, pasalnya PT SP bukan milik PT Semen Indonesia. Tuntutan lainnya berbunyi bahwa masyarakat tidak akan menyerahkan satu jengkal pun tanah PT SP untuk asing.
Ketua Forum Nagari Indarung Darmansyah Siroen mengatakan, sebetulnya persoalan ini bukan berurusan dengan PT Semen Padang, tapi dengan PT Semen Indonesia. “Sebab tanah ini ulayat buat PT Semen Padang, bukan untuk PT Semen Indonesia,” tegasnya.
Dikatakannya, selama ini keberadaan PT SP telah menjadi kebanggan Provinsi Sumbar, bukan milik PT Semen Indonesia. “Hubungan kami dengan PT Semen Padang baik-baik saja. Setelah mendapatkan informasi akan ada pengambilalihan PT Semen Padang oleh Semen Indonesia kita tidak rela, makanya kita menentang PT Semen Indonesia,” ungkapnya.
Darmansyah menjelaskan rencananya manajemen PT Semen Indonesia akan datang ke PT SP hari ini, Rabu (3/1). “Kami ingin dialog dengan manajemen PT Semen Indonesia, apa maksud mereka sebenarnya. Kami butuh penjelasan,” tukasnya.
Apabila tuntutan mereka tidak didengarkan, kata dia, pihaknya akan tetap berada di depan gerbang PT SP. “Akan seperti ini terus, jika tuntutan kami tidak didengarkan. Kalau perlu produksinya dihentikan dulu sementara,” ancamannya.
Sementara itu Penghulu Suku Tanjung Nagari Lubukkilangan, Mulawarman Dt Rajo Intan menambahkan pihaknya tidak mengganggu aktivitas produksi perusahaan, tapi butuh penjelasan dari PT Semen Indonesia.
"Kami tidak mengganggu aktivitas produksi PT Semen Padang. Karena saat ini ada regulasi serba tidak jelas, itu yang ingin kami pertanyakan kepada PT Semen Indonesia,” tambahnya.
Ketua KAN Lubukkilangan Basri Dt Rajo Usali mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat tertulis kepada manajemen PT Semen Indonesia terkait persoalan tersebut, tapi belum ada tanggapan.
"Sehingga puluhan anak nagari melayangkan kekecewaannya dengan memasang spanduk protes. Sampai ada tanggapan dari PT Semen Indonesia, anak nagari Lubukkilangan akan tetap seperti ini. Namun, aksi kami ini damai dan tidak anarkis. Kalau masih tidak ditanggapi, kami akan terus seperti ini,” ungkapnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
