
Photo
JawaPos.com - Pulau Madura yang dikenal sebagai salah satu penghasil garam terbesar di Indonesia rupanya tidak seiring dengan kesejahteraan masyarakatnya. Hal inilah yang mendorong Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa terus memberikan perhatian serius kepada para petani garam di Madura.
Khofifah berharap, marwah atas sebutan pulau garam yang disematkan kepada empat kabupaten yakni Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan itu benar-benar terjaga. Salah satunya, dengn mendorong produktivitas garam sehingga benar-benar memberikan dampak kesejahteraan bagi para petani garam di Madura.
"Madura sebagai pulau garam bisa menjadikan garam Madura sebagai sumber kesejahteraan masyarakat Madura," kata Khofifah usai menghadiri acara HKTI di Surabaya, Minggu, (19/8).
Menurut Khofifah, para petani garam Madura saat ini membutuhkan peningkatan inovasi teknologi industri. Jika teknologinya sudah maju, Khofifah yakin akan berseiring dengan peningkatan produktivitas sehingga berdampak pada kesejahteraan para petani garam.
"Kalau hari ini adalah, kebutuhannya intervensi teknologi supaya kadar yodiumnya tinggi. Supaya kadar NACL tinggi, supaya itu bisa memenuhi kualifikasi garam industri ini yang harus disiapkan," imbuhnya.
Selain persoalan teknologi, para petani garam Madura juga mengeluhkan harga jual garam yang kurang berpihak pada para petani garam. Menurutnya, para petani garam menginginkan pemerintah bisa menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang tidak merugikan para petani garam.
"Ternyata banyak petani yang malas karena harganya yang tidak cocok. Yang diinginkan para petani itu ada harga acuannya, berapa paling rendahnya," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur, Ahamad Nawardi. Ia mengatakan, selain HET yang rendah, para petani garam juga mengeluh atas kebijakan pemerintah yang tidak menyetop impor garam.
"Sebenarnya persoalan yang utama adalah impor, bagaimana pemerintah menyetop impor, kedua produksi garam, pemerintah harus memperhatikan produksi garam ini, yang ketiga adalah harga di petani garam," kata Nawardi di tempat yang sama.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
