
Kondisi tambak rata dengan jalan saat banjir melanda Aceh Timur. (ANTARA/BPBD Aceh Timur)
JawaPos.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur mencatat kerugian sektor perikanan akibat bencana banjir di daerah itu ditaksir mencapai Rp 2,64 triliun.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Aceh Timur Afifullah di Aceh Timur, Jumat, mengatakan banjir merendam ribuan hektare tambak ikan dan udang serta tambak budi daya seperti tempat produksi garam masyarakat di sejumlah kecamatan terdampak.
"Kerusakan paling signifikan terjadi pada sektor perikanan. Banyak tambak masyarakat rusak berat, kolam budi daya jebol, ikan dan udang hanyut, serta sarana pendukung seperti pintu air, tanggul tambak, dan peralatan budi daya tidak bisa diselamatkan," katanya.
Menurut dia, banjir berlangsung cukup lama menyebabkan sebagian besar pembudidaya perikanan gagal panen. Bahkan, tidak sedikit masyarakat pesisir dan pedesaan yang sepenuhnya kehilangan sumber penghasilan karena aktivitas di sektor perikanan lumpuh total.
"Sebagian besar tambak masih terendam, sehingga masyarakat belum dapat beraktivitas. Dari laporan sementara yang masuk, kerugian perikanan diperkirakan mencapai Rp2,64 triliun," katanya.
Selain kerusakan fisik, Afifullah menyebut banjir juga berdampak pada rusaknya ekosistem perairan. Air banjir bercampur lumpur dan limbah menyebabkan kualitas air menurun drastis, yang berpotensi memicu kematian massal ikan dalam waktu panjang.
"Dampak lanjutan ini tidak bisa dianggap ringan. Setelah banjir surut pun, masyarakat masih membutuhkan waktu dan biaya besar untuk memulihkan tambak agar bisa kembali digunakan," katanya.
Afifullah menegaskan pemerintah daerah masih memfokuskan penanganan tanggap darurat, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi. Namun ke depan, pihaknya mendorong adanya perhatian khusus terhadap pemulihan sektor perikanan.
"Sektor perikanan merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat Aceh Timur. Oleh karena itu, kami berharap ada dukungan pemerintah provinsi dan pusat, khususnya untuk pemulihan sektor perikanan," kata Afifullah.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
