Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Juli 2018 | 04.20 WIB

Angin Kencang Memakan Korban Jiwa dan Merusak 35 Bangunan

Angin kencang yang melanda kawasan Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengakibatkan sebatang pohon tumbang dan menimpang seorang anak. - Image

Angin kencang yang melanda kawasan Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengakibatkan sebatang pohon tumbang dan menimpang seorang anak.

JawaPos.com - Angin kencang yang melanda kawasan Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengakibatkan korban jiwa. Korban tewas bernama Zakira Simahate, 2,5 tahun. Korban tewas dikarenakan tertimpa pohon yang tumbang. Korban sempat mendapatkan perawatan. Namun akhirnya korban meninggal dunia.


Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Ahmad Dadek mengatakan, kejadian itu terjadi pada Sabtu (14/7) lalu sekira pukul 17.00 WIB. Hari itu angin kencang terjadi dan melanda Kampung Setie, Kecamatan Timang Gajah, Bener Meriah.


"Menimpa seorang anak yang sedang bermain di sekitar rumahnya. Yakni Zakira Simahate, merupakan putri dari Darul Aman, warga Kampung Reronga, Kecamatan Gajah Putih," katanya kepada JawaPos.com, Banda Aceh, Senin (16/7).


Korban diketahui mengalami luka parah di bagian kepala dan bahu. Korban sempat dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Lampahan, Kecamatan Timang Gajah, untuk mendapat pertolongan medis. Karena keterbatasan alat, korban sempat dirujuk menuju dua rumah sakit yakni RS Muyang Kute dan RS Zainal Abidin Banda Aceh.


"Korban kembali dirujuk ke RS Zainal Abidin Banda Aceh. Namun dalam perjalanan, korban meninggal dunia dan dibawa kembali ke rumah nenek korban di Kampung Setie, Kecamatan Timang Gajah," terang Teuku.


Teuku menjelaskan, jenazah korban kemudian dibawa pulang. Setibanya di rumah duka korban langsung dikebumikan pada Minggu (15/7), sekira pukul 10.00 WIB.


Belakangan, diketaui korban adalah warga Kampung Reronga, Kecamatan Gajah Putih, yang mandah ikut orang tuanya. Tak hanya korban jiwa, angin kencang tersebut juga , menyebabkan  sekitar 34 unit rumah dan satu bangunan sekolah ikut rusak.


Bahkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mencatat, puluh Kepala Keluarga (KK) terdampak peristiwa itu. "Sementara 35 KK dengan total 84 jiwa. Saat ini petugas mulai mendata korban jiwa, sekaligus membuka posko dan dapur umum. Menyiapkan bantuan masa panik," sebut dia menjelaskan.


Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Blang Bintang menyebutkan, saat ini angin kencang sedang melanda sejumlah daerah di Aceh.


Kasi Data dan informasi BMKG Stasiun Blang Bintang, Zakaria mengatakan, angin kencang sebenarnya sudah terjadi sejak Mei lalu. Ini terjadi, karena posisi matahari sudah di belahan bumi Utara.


"Maka banyak tekanan rendah lebih sering muncul di belahan bumi bagian Utara, maka masa udara di belahan bumi Selatan akan bergerak menuju lowpressure di bumi bagian Utara," kata Zakaria, Selasa (10/7).


Zakaria menjelaskan, adanya pergerakan masa udara tersebut telah menimbulkan atau terjadinya angin kencang. Angin yang timbul rata-rata berkecepatan antara 20-40 Km/Jam dan bahkan bisa terjadi lebih parah.

Editor: Budi Warsito
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore