
Kondisi banjir di Pasuruan, Jawa Timur. (Radar Bromo dan Radar Bangkalan)
JawaPos.com - Banjir kembali meluas di wilayah Jawa Timur. Setelah Malang dan sejumlah wilayah di Sumatera dilanda genangan, kini delapan desa di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, ikut terendam akibat hujan deras pada Kamis (4/12) kemarin.
Tingginya curah hujan membuat Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso tidak mampu menampung debit air dari bagian hulu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyebut delapan desa terdampak meliputi Winongan Kidul, Bandaran, Winongan Lor, Sruwi, Prodo, Sidepan, Lebak, dan Mendalan. Informasi ini diperoleh dari laporan langsung petugas yang memonitor situasi di lapangan.
“Semua laporan berasal dari petugas yang terjun ke lapangan,” ujar Sugeng seperti dikutip dari Radar Situbondo (Jawa Pos Grup), Jumat (5/12).
Ia menambahkan, beberapa titik mengalami genangan cukup tinggi. Di Dusun Jetis, Desa Prodo, misalnya, air sempat naik lebih dari satu meter.
Ribuan warga menghadapi kondisi yang berubah-ubah sejak sore, dengan kedalaman air yang bervariasi dari ringan hingga yang mengancam keselamatan.
Sebagian penduduk bertahan di rumah meski genangan terus bertambah, sementara lainnya memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman.
BPBD Kabupaten Pasuruan telah mengerahkan tim untuk melakukan penanganan, termasuk distribusi nasi bungkus dan pengiriman perahu karet untuk membantu evakuasi warga. Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat agar tetap siaga karena hujan berintensitas tinggi masih berpotensi kembali turun.
Banjir di Kecamatan Winongan bukan peristiwa baru. Wilayah ini kerap terdampak saat musim hujan akibat keterbatasan kapasitas DAS Rejoso dalam menampung aliran air dari kawasan pegunungan.
Selain itu, dari data yang dihimpun Radar Banyuwangi (Jawa Pos Grup), di Desa Winongan Kidul, lima dusun terendam dengan ketinggian air 20–65 sentimeter, sedangkan di Desa Bandaran delapan dusun tergenang hingga 30 sentimeter.
Desa Winongan Lor dan Sruwi turut terdampak dengan ketinggian air mencapai 25–30 sentimeter.
Kondisi paling parah terjadi di Dusun Jetis, Desa Prodo, di mana ketinggian banjir mencapai 110 sentimeter.
BPBD menyebutkan bahwa wilayah tersebut berada dekat Daerah Aliran Sungai (DAS) Rejoso sehingga lebih rawan menerima luapan air ketika hujan deras terjadi di hulu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
