
JALAN KAKI: Seorang sopir truk, Agus Yuda, 30 nekat jalan kaki dari Mojokerjo-Jakarta untuk menemui Presiden Jokowi, Sabtu (14/4). Niatnya satu untuk memperjuangkan nasib para sopir truk
JawaPos.com - Aksi nekat dilakukan oleh seorang sopir truk asal Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), Agus Yuda. Pria 30 tahun itu rela berjalan kaki dari Mojokerto sampai ke Jakarta. Agus ingin menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan keinginannya.
Agus memulai perjalanannya seorang diri Minggu (8/4) lalu sekitar pukul 11.45 WIB. Dan setelah tujuh hari melakukan perjalanan, Sabtu (14/4) sekira pukul 16.50 WIB Agus memasuki kawasan Solo.
Puluhan rekan Agus sesama sopir sudah menunggu di SPBU ring road Karanganyar. Mereka terlihat begitu antusias dalam memberikan dukungan kepada rekannya yang tengah memperjuangkan nasib para sopir. Setibanya di SPBU pelukan hangat dari rekan-rekan seolah menyeka lelah Agus setelah melalui perjalanan cukup panjang dari Mojokerto.
"Saya ingin memperjuangkan nasib sopir yang selama ini selalu diintimidasi orang tidak bertanggung jawab," terangnya kepada JawaPos.com, Sabtu (14/4).
Tidak hanya itu, pria berambut gondrong dengan postur tubuh kurus itu juga akan meminta Presiden Jokowi untuk lebih memperhatikan nasib para sopir atau driver truk se-Indonesia. Pasalnya, selama ini Agus dan juga rekan-rekannya merasa, pemerintah masih abai terhadap nasib mereka. Sehingga kesejahteraan para sopir pun tidak terjamin.
"Saya akan meminta bapak Presiden Jokowi, sedikit perhatiannya kepada kami, karena Indonesia tanpa driver angkutan barang maka perekonomian indonesia tidak akan jalan atau pun pasti bisa lumpuh," ucapnya.
Menurutnya, selama ini belum ada perhatian pemerintah terhadap para sopir. Padahal mereka punya andil cukup besar dalam menggerakkan roda perekonomian di Indonesia. Dan roda perekonomian itu atau distribusi barang itu bisa berjalan karena adanya peran serta dari seorang sopir.
Kemudian, Agus juga menyampaikan, pemerintah harus menindak tegas aksi premanisme yang selama ini mengganggu perjalanan para sopir truk. Karena, mereka tidak jarang melakukan intimidasi terhadap sopir dan memintai uang keamanan.
"Dan tolong aksi premanisme itu agar ditindak, karena di sini uang saku kami tidak seberapa dan nyawa kami menjadi taruhannya," kata Agus dengan mata berkaca-kaca. Tetapi, perjalanan Agus untuk menyampaikan seluruh keluh kesahnya kepada Presiden Jokowi masih jauh.
Agus memperkirakan, perjalanan sampai ke Jakarta akan memakan waktu hingga 30 hari. Selama dalam perjalanan, Agus tidak membawa bekal banyak. Hanya beberapa potong pakaian yang dibawanya di dalam tas ransel dan juga peralatan komunikasi yang dibawanya di tas selempang.
Di samping tas ransel yang dibawanya, agus membawa serta bendera merah putih. Selain itu, sebuah spanduk kecil bertuliskan rute perjalanannya juga tertempel di badan tas. Apa yang dilakukan Agus ini sempat mendapat penolakan dari sang istri, Siti Alimah.
Tetapi setelah diberikan penjelasan, akhirnya Siti bisa menerima dan memberikan dukungan kepadanya. Termasuk juga dua anak hasil perkawinannya juga memberikan dukungan.
"Alhamdulillah, istri juga memberikan dukungan, dan juga suport dari teman-teman. Kalau malah mari saya istirahat, kadang di Polsek kadang juga di Koramil," tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
