
Kepolisan Resor Tanggamus mengamankan ladang ganja seluas 40 x 40 meter persegi Kamis (8/3) bersama dengan, Dandim 0424 Tanggamus, BNN Tanggamus dan Satpol PP Tanggamus.
Jawapos.com — Penemuan ladang ganja di gunung Tanggamus, tepatnya di wilayah Dusun Kandis Pekon, Kampung Baru, Kecamatan Kota Agung Timur, Lampung, berawal dari laporan warga HN, 29. Dia yang saat itu sedang mencari burung tidak sengaja melewati kawasan tersebut.
Merasa curiga dengan hamparan tanaman di tengah hutan lindung, dia melaporkan ke Polsek Kota Agung, pada Rabu (7/3). Setelah mendapatkan laporan tersebut anggota polsek melakukan pengecekan ke lokasi.
"Dan benar ada pohon ganja berbagai ukuran yang ditemukan oleh anggota,” kata Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili melalui saluran telephon Kamis (8/3).
Alfis mengatakan tim menemukan sekitar 1000 batang tanaman ganja berbagai ukuran. Tanaman ganja tersebut ditanam di lahan seluas 40x40 meter. Rinciannya, berukuran 2 meter sebanyak 50 batang, sekitar 1 meter lebih berjumlah 600 batang dan ratusan lainnya masih dalam persemaian.
Melihat tanaman yang sudah mencapai 2 meteran. Alfis memperkirakan usia tanaman tersebut antara 4-5 bulan. “Kemarin kita mendapatkan beberapa batang yang sudah kering dan kemungkinan sudah ada satu atau dua kali panen, tanaman yang ada mungkin adalah tanaman kedua," terangnya.
Alfis menambahkan, lokasi penemuan ladang ganja tersebut cukup jauh dari pemukiman dan jalan raya. Dibutuhan waktu sekitar 2,5 jam dengan berjalan kaki. Selain itu lokasi juga hanya dapat dijangkau dengan motor trail.
Oleh karena itu untuk mencegah penyalahgunaan tanaman tersebut hari ini tim kepolisan sudah mencabut seluruh tanaman. “Barang bukti sudah diamankan di polres tanggamus untuk dimusnahkan,” jelasnya.
Alfis mengatakan saat ini pihak kepolisian tengah melakukan pendalaman siapa penanam ganja tersebut. "Belum ada tersangka karena kita baru mendapatkan ladang penanaman ganja tetapi kedepan kita akan melakukan penyelidikan saksi-saksi dan pendalaman," tutupnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
