
TERENDAM: Warga Lamongan yang tinggal di bantaran Bengawan Solo harus menerima kenyataan pahit kebanjiran.
JawaPos.com- Meski Bengawan Solo meluap dan berstatus siaga merah, genangan banjir di Lamongan masih tergolong minim. Rumah warga yang kebanjiran sebagian besar berada di bantaran Bengawan Solo.
Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, tercatat 653 rumah warga yang tergenang banjir karena luapan Bengawan Solo. ’’Rumah warga itu umumnya langganan banjir setiap musim hujan karena berada di bantaran Bengawan Solo yang memang tidak boleh ditinggali. Jadi, secara umum, sebenarnya belum ada banjir di Lamongan,’’ kata Kepala Pelaksana BPBD Lamongan Suprapto.
Menurut dia, rumah warga yang terendam banjir tersebut berada di Kecamatan Babat, Laren, dan Glagah. ’’Ketinggian genangan rata-rata sekitar 10 sentimeter,’’ imbuhnya.
Prapto menjelaskan, genangan banjir itu hampir semua disebabkan luapan air Bengawan Solo yang menggenangi bantaran sungai. Luapan Bengawan Solo berasal dari air kiriman di wilayah hulu yang intensitas hujannya tinggi.
Sementara itu, nyaris belum ada genangan banjir di luar bantaran sungai. Hal tersebut dibuktikan dengan belum dioperasionalkannya pompa banjir di Kecamatan Babat maupun di pintu air Kuro, Karangbinangun. ’’Sebab, memang belum ada genangan banjir sehingga pompa banjir belum perlu dioperasionalkan,’’ katanya.
Dia menuturkan, pompa banjir di Babat berkekuatan 1.500 liter per detik baru dioperasionalkan kalau kawasan Kecamatan Babat dan sekitarnya mulai tergenang banjir. Sementara itu, pompa banjir di Kuro berkekuatan 3.000 liter per detik harus diaktifkan kalau kawasan Bengawan Jero yang meliputi enam kecamatan tergenang banjir.
’’Banjir di Bengawan Jero serta Kecamatan Babat dan sekitarnya biasanya terjadi karena curah hujan lokal. Sebab, saat ini curah hujan di Lamongan tergolong rendah sehingga belum terjadi banjir di dua kawasan langganan banjir tersebut,’’ jelasnya. (feb/yan/c22/end)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
