
Polres Kota Sibolga tangkap tiga pelaku penganiyayan di Halaman Masjid Agung Kota Sibolga. (Humas Polres Sibolga/Antara)
JawaPos.com–Kepolisian Resor (Polres) Kota Sibolga, Sumatera Utara, memburu satu pelaku kasus dugaan tindak pidana kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa. Peristiwa itu terjadi di halaman Masjid Agung di wilayah sempat.
”Polres masih terus mengembangkan penyidikan untuk memburu satu pelaku lain yang belum tertangkap,” ujar Kapolres Kota Sibolga Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Eddy Inganta seperti dilansir dari Antara.
Dia menjelaskan, kepolisian dalam kasus tersebut telah mengamankan tiga pelaku yang melakukan tindak kekerasan yang mengakibatkan seorang mahasiswa meninggal dunia. Ketiga pelaku yang diamankan masing-masing berinisial ZP alias A, 57; HB alias K, 46; dan SS alias J, 40.
Eddy mengatakan, ketiga orang yang diamankan diduga terlibat langsung dalam penganiayaan di halaman Masjid Agung Kota Sibolga pada Jumat (31/10). Keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil cepat dan sinergi personel Polres Sibolga yang bergerak begitu menerima laporan.
”Begitu mendapat laporan dan hasil rekaman CCTV tim langsung melakukan penyelidikan intensif. Kurang dari satu hari dua pelaku utama berhasil kami amankan,” terang Eddy Inganta.
Dia menambahkan, satu pelaku lainnya berhasil ditangkap pada keesokan harinya saat hendak berusaha melarikan diri.
”Kami masih terus mengembangkan penyelidikan untuk memburu satu pelaku lain yang belum ditangkap,” ungkap Eddy Inganta.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya bakal melakukan pemeriksaan saksi, rekonstruksi kejadian dan pelimpahan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Dia menjelaskan, peristiwa tersebut berdasar keterangan saksi dan rekaman CCTV, bermula ketika korban yang hendak beristirahat di masjid tersebut ditegur dan dianiaya sejumlah pelaku hingga mengalami luka berat di kepala.
Korban sempat dilarikan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr.F.L Tobing Sibolga untuk mendapat perawatan. Namun, pada Sabtu (1/11) korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 05.55 WIB.
”Kami berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan. Tidak ada toleransi terhadap kekerasan terlebih yang terjadi di lingkungan rumah ibadah,” tandas Eddy Inganta.

Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Haiti: Danilo Ingin Selecao Kuasai Permainan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Jadwal Moto3 Ceko 2026! Veda Ega Pratama P14 dan Langsung Lolos Q2
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
