
Korban tabrak lali diamankan warga sekitar Jalan Banaran, Gunungpati, Kota Semarang.
JawaPos.com - Nahas benar nasib seorang pria tak beridentitas yang menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Banaran, Gunungpati, Kota Semarang. Pasalnya, sebelum didapati tak bernyawa, ia diketahui juga sempat terlibat kecelakaan lain dan ditinggal oleh rekan-rekannya.
Menurut keterangan saksi yang berada tak jauh dari lokasi saat tabrak lari berlangsung, korban tak beridentitas ini awalnya diketahui menumpang mobil Honda Jazz putih nopol H 8499 GY. Peristiwa diketahui terjadi Minggu (15/7) sekitar pukul 01.00 WIB, tepatnya di Jalan Banaran, rumah nomor 20.
"Mobil itu awalnya lewat, tapi tiba-tiba terpersok ke got tepian jalan," ujar Zul, 40, yang mengaku warga Krapyak itu, Minggu (15/7).
Setelah itu, salah satu penumpang mobil putih yang kemudian diketahui saksi sebagai korban tabrak lari tadi keluar dari kendaraan. Pria yang tanpa mengenakan pakaian nampak berjalan kaki menuju ke tengah jalan seperti mencari pertolongan.
“Dia jalannya sempoyongan tapi. Kadang jongkok, kadang berdiri. Kayaknya lagi dalam pengaruh minuman (beralkohol),” sambung Zul.
Tak lama kemudian, rekan-rekan pria tadi juga keluar dari mobil. Mereka terlihat berjalan kaki meninggalkan kendaraan dan pemuda nampak linglung tadi.
“Ia masih jongkok di tengah jalan. Ada truk yang lewat ya dia baru minggir, ada mobil juga. Namun, tiba-tiba dari arah selatan muncul mobil sedan berwarna abu-abu yang ngebut,” ungkapnya.
Sedan tersebut, lanjutnya, melaju sangat kencang. Sehingga korban tak sempat menyadari dan tertabrak. Pria tersebut langsung meninggal seketika. Mobil yang menabraknya pun langsung lari meninggalkan lokasi.
Tak berselang lama, warga sekitar berdatangan mengevakuasi korban beserta mobilnya yang terperosok. Tim unit Laka Lantas Polrestabes Semarang setibanya di lokasi langsung mengamankan lalu lintas dan memanggil mobil ambulan.
"Sempat dicek di pakaian dan mobil korban, tak ditemukan identitas. Sekitar pukul tiga dini hari tadi, ambulan sudah datang dan jenazah kabarnya dibawa ke RSUP Kariadi," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
